Bagaimana Membedakan Ujian dan Adzab Dari Allah Menurut Nouman Ali

1284 views

Dailymoslem – Hidup di dunia, tidak hanya berbicara tentang kesenangan saja. Hidup kita di dunia selalu berputar dalam kebahagiaan dan juga kesulitan. Sebagai seorang muslim kita juga telah mengetahui bahwa datangnya masalah adalah salah satu ujian kehidupan untuk sesuatu yang lebih membahagiakan di kemudian hari.

Mungkin kita berpikir apakah masalah atau kesulitan yang datang pada kita adalah ujian atau malah azab dari segala dosa-dosa kita selama ini. Beberapa orang mungkin sangat menyalah kan Allah tentang kesulitan yang mereka dapatkan selama ini. Mereka meratapi nasib buruk yang menghampiri mereka, sesuai yang tertera pada Quran Surat Ali Imran ayat 165 yang memiliki arti,

Dan mengapa kamu (heran) ketika ditimpa musibah (kekalahan pada Perang Uhud), padahal kamu telah menimpakan musibah dua kali lipat (kepada musuh-musuhmu pada pPerang Badar), kamu berkata, ‘Dari mana datangnya (kekalahan) ini?’. Katakanlah, ‘Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.’ Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S Ali-Imran:165)

Video diatas menjawab tentang pertanyaan ‘apakah kesulitan ini adalah adzab ataukah ujian?’. Ya, Nouman Ali menjawab pertanyaan tersebut secara lugas namun mampu memuaskan penasaran kita selama ini.

Dalam video diatas, Nouman sorang founder Bayyinah TV menjelaskan bahwa kesulitan ini adalah ujian dari Allah yang mungkin berasal dari perbuatan kita yang menyimpang atau benar-benar yang tidak ada sangkutannya dengan diri kita.

Misalnya, saat kita menyetir ugal-ugalan lalu mengalami kecelakaan. Maka itu adalah kesulitan yang timbul dari perbuatan kita sendiri. Sedangkan masalah seperti bencana alam, kematian anggota keluarga dan beberapa masalah yang bukan karena kita, itu adalah ujian dari Allah bukan hukuman.

Allah memberikan adzab saat pada zaman Nabi saja. Allah hancurkan kaumnya ketika mereka tak mendengar peringatan-Nya. Namun di zaman sekarang Allah tak lagi memberikan adzab seperti itu, kesulitan yang kita hadapi adalah ujian.

Dalam masalah ini, ada dua jenis manusia tentang padangannya terhadap kehidupan ini. Ada sebagian orang yang merasa puas diri “Allah yang lakukan segalanya, aku cukup diam saja” namun sebenarnya mereka marah pada Allah Karena merasa Allah telah menaruhnya dalam kesulitan. Sebagian lagi, merutuki diri saat kesulitan datang. Mereka putus asa pada dirinya sendiri. Mereka menyalahkan diri sendiri karena masalah yang datang. Mereka membebani diri mereka sendiri. Padahal Allah tidak ingin kita membebani diri sendiri, cukup serahkan segalanya pada Allah.

Untuk lebih jelas mengenai penjelasan Nouman Ali, silahkan simak video diatas. Selamat menikmati.

(Visited 1,066 times, 2 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]