Bolehkan Menjadikan Hafalan Quran Sebagai Mahar?

67 views Leave a comment
Bolehkan Menjadikan Hafalan Quran Sebagai Mahar?

Dailymoslem – Mahar menjadi salah satu syarat nikah yang harus ada. Dalam budaya kita, emas dan seperangkat alat shalat merupakan hal yang paling lazim digunakan sebagai mahar. Meskipun ternyata mahar dalam bentuk alat shalat sangatlah berat tanggungannya. Yang pasti mahar adalah hak istri yang menjadi kewajiban bagi pria saat hendak menikahinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita ( yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (Q.S An-Nisa:4)

Meskipun tidak banyak, ada juga yang menjaikan hafalan surat Al-Quran menjadi mahar pernikahan. Misalnya, mereka yang berasal dari pesantren-pesantren penghafal Al-Quran atau bahkan orang biasa.

Dalam hal ini, tidak dapat dipungkiri bahwa ada hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang memperbolehkan menikahi wanita dengan mahar berupa hafalan Al-Quran.

Dari Sahal bin Sa’ad bahwa nabi SAW didatangi seorang wanita yang berkata,”Ya Rasulullah kuserahkan diriku untukmu”, Wanita itu berdiri lama lalu berdirilah seorang laki-laki yang berkata,” Ya Rasulullah kawinkan dengan aku saja jika kamu tidak ingin menikahinya”. Rasulullah berkata,” Punyakah kamu sesuatu untuk dijadikan mahar? dia berkata, “Tidak kecuali hanya sarungku ini” Nabi menjawab,”bila kau berikan sarungmu itu maka kau tidak akan punya sarung lagi, carilah sesuatu”. Dia berkata,” aku tidak mendapatkan sesuatupun”. Rasulullah berkata, ” Carilah walau cincin dari besi”. Dia mencarinya lagi dan tidak juga mendapatkan apa-apa. Lalu Nabi berkata lagi,” Apakah kamu menghafal qur’an?”. Dia menjawab,”Ya surat ini dan itu” sambil menyebutkan surat yang dihafalnya. Berkatalah Nabi,”Aku telah menikahkan kalian berdua dengan mahar hafalan qur’anmu(HR Bukhari Muslim).

Namun demikian, kita sebagai muslim yang baik harus memahai dalil dengan benar yaitu dengan membaca hadist dengan menyeluruh. Ya, dalam hadist diatas diceritakan bahwa lelaki yang hendak menikah tersebut sudah melakukan berbagai upaya untuk menemukan mahar. Sayangnya dengan kondisinya teramat miskin, ia tak bisa menemukan mahar meski hanya cincin dari besi sehingga Rasul menikahkannya dengan mahar berupa hafalan.

Meski beberapa ulama memperbolehkan hal ini, namun alangkah lebih baik mahar tersebutbukan sekedar pamer di depan para saksi melainkan diajarkan. Imam Nawawi menyimpulkan hadist diatas dengan menyataka bahwa mahar sebaiknay berupa pengajaran Al-Quran.

Di dalam hadits terdapat dalil akan bolehnya mahar berupa pengajaran Al-Quran.” (Syarh Shahih Muslimm 9:12)

Baca Juga:

Putri Da’i Kondang Aa Gym, Dihadiahi Hafalan 30 Juz Al-Quran Dalam Pernikahannya

Makna Dibalik Mahar Seperangkat Alat Sholat dan Al-Qur’an

5 Hal Yang Bisa Kamu Akali Untuk Mengurangi Harga Cincin Pernikahan

4 Tahapan Menuju Pernikahan dalam Islam

 

(Visited 349 times, 1 visits today)