Etyk Nurhayati, Muslimah Berprestasi Sekaligus Kepala Sekolah Termuda Di Yogyakarta

114 views Leave a comment
Etyk, Muslimah Berprestasi Sekaligus Kepala Sekolah Termuda Di Yogyakarta

Dailymoslem – Etyk Nurhayati, salah satu muslimah yang membuktikan bahwa perempuan juga bisa mengukir prestasi dalam dunia akademik maupun karir. Selain lulus S2 dengan predikat cumlaude, Etyk juga menjadi guru teladan nasional MTsN yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama RI dan juga menjadi kepala sekolah termuda se-Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti dilansir dailymoslem.com dari regional.kompas.com.

Perempuan kelahiran 30 September 1980 ini telah terbiasa dengan profesi sebagai guru, sebab ia lahir dan besar di lingkungan guru, sebagian besar keluarganya berprofesi sebagai guru. Ibunya memiliki sekolah TK dan Etyk seringkali menggantikan sang ibu mengajar di sela waktu luangnya.

Etyk menempuh pendidikan S1 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga di Jurusan Pendidikan Matematika. Etyk lantas melanjutkan pendidikan s2-nya ke Universitas Negeri Yogyakarta di jurusan Penelitian dan Evaluasi Pendidikan.

Sembari kuliah S2, Etyk mengisi waktu luang dengan mengajar di MTsN Sleman Kota, namun hal tersebut tak membuat konsentrasinya terpecah, Etyk berhasil menjadi guru yang baik sekaligus menyabet gelar cum laude saat lulus.

“17 Oktober 2015 lalu saya meraih juara pertama guru teladan tingkat nasional yang digelar Kemenag,” tutur Etyk.

Etyk juga terus menunjukkan produktivitas yang tidak henti-hentinya. Di sela waktu luangnya, Etyk juga terus berkarya dan melakukan penelitian hingga menelurkan dua buku. Dari keaktifannya tersebut, Etyk Nurhayati bersama dengan 40 guru MTsN se-DIY mengikuti assessment yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama.

Dari 40 guru yang mengikuti tes pada 22 Agustus 2015 tersebut, hanya empat yang lolos, termasuk Etyk Nurhayati. Tiga dari empat orang yang lolos tersebut langsung diangkat menjadi kepala sekolah, termasuk juga Etyk yang menjadi kepala sekolah termuda di usianya yang ke 35 tahun. Etyk dilantik menjadi kepala sekolah pada 9 September 2015 lalu.

Etyk mengakui, tidak mudah untuk memimpin satu sekolah yang usia guru-gurunya jauh lebih tua daripada dirinya. Namun, hal tersebut tidak menciutkan nyalinya, Etyk malah menganggap hal tersebut sebagai tantangan tersendiri bagi dirinya.

“Saya mengutamakan kebersamaan dan kekeluargaan. Kalau sudah namanya keluarga pasti akan saling bantu dan komunikasi terjalin dengan baik,” ucapnya.

Sempat Membuka Les Gratis Di Rumah

(Visited 171 times, 1 visits today)