Naudzubillahimindzalik, Ini Bahayanya Pujian yang Berlebihan

81 views Leave a comment
Naudzubillahimindzalik, Ini Bahayanya Pujian yang Berlebihan

Dailymoslem – Saat mendengar kata-kata pujian, mungkin hampir semua dari kita menyukainya. Namun, ternyata pujian tersebut dapat membahayakan keimanan kita. Bahkan, Rasulullah mengumpakan pujian tersebut dengan penggalan bagi leher orang yang dipuji.

Nabi Salallahu ‘alaihi wa Salam pernah mendengar seorang lelaki yang sedang memuji lelaki lainnya dengan pujian yang melampaui batas, kemudian beliau bersabda,

أَهْلَكْتُمْ  أَوْ قَطَعْتُمْ ظَهْرَ الرَّجُلِ

Kalian telah menghancurkan atau mematahkan punggung orang tersebut.” (HR. Al-Bukhari)

Dari Abu Bakrah radiyallahu ‘anhu, pernah ada seseorang yang disebut di depan NabiShallallaahu ‘alaihi wa Sallam, lalu seseorang memuji baik kepadanya, maka Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

وَيَحْكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ

Celaka kamu! Kamu telah memotong leher temanmu.”

Beliau mengucapkannya berulang-ulang kali,

إِنْ كَانَ أَحَدُكُمْ مَادِحًا لَا مُحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ كَذَا وَ كَذَا إِنْ كَانَ يَرَى أَنَّهُ كَذلِكَ وَ اللهُ حَسِيْبُهُ وَلَا يُزَكِّيْ عَلَى اللهِ أَحَدًا

Jika seorang dari kalian mau tidak mau harus memuji, maka sebaiknya dia berkata, ‘Saya kira begini dan begini.’ Jika terlihat bahwasanya dia demikian, cukuplah Allah yang menghisabnya, dan tidaklah dia mengakui seseorang suci di hadapan Allah’” (HR. Al-Bukhari)

Dari Hamman bin Harits, bahwasanya seorang lelaki pernah memuji Utsman radhiyallāhu ‘anhu, kemudian Miqdad menghampiri dan duduk berlutut di atasnya, padahal dia lelaki yang berbadan besar, lalu dia menumpahkan kerikil ke mukanya. Maka Utsman pun berkata kepadanya, “Ada apa denganmu?” Dia menjawab, “Sesungguh-nya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمْ المَدَّاحِيْنَ فَاحْثَوْا فِيْ وُجُوْهِهِمُ التُّرَابَ

Jika kalian melihat orang-orang yang suka memuji, maka tumpahkanlah debu ke mukanya” (Diambil dari Shahih Muslim)

Dari Mu’awiyah radhiyallāhu ‘anhu, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam  bersabda,

إِيَّاكُمْ وَالتَّمَادِحَ فَإِنَّهُ الذَّبْحُ

Jauhilah olehmu saling memuji, karena itu berarti penyembelihan” (HR. Ibnu Majah)

Jika kita ambil kesimpulan, perumpamaan penyembelihan bagi orang yang dipuji tersebut maksudnya orang dipuji bisa saja menjadi sombong karena pujian yang datang kepadanya. Wallahu ‘alaam bisshawab.

(Visited 122 times, 1 visits today)