Sudah Hemat Kok Belum Kaya Juga? Kenapa? Cari Tahu Jawabannya Di Sini

99 views Leave a comment
Sudah Hemat Kok Belum Kaya Juga? Kenapa? Cari Tahu Jawabannya Di Sini

Dailymoslem – Peribahasa mengatakan, hemat pangkal kaya. Tapi, benarkah hemat pangkal kaya? Buktinya, banyak orang yang sudah hemat mati-matian tapi tak juga kaya.

Kok bisa?

Hal itu terjadi karena yang mereka lakukan hanyalah berhemat, menabung dengan uang seadanya tanpa melakukan apapun untuk mengembangkan tabungan tersebut. Seiring berjalannya waktu, nilai uang akan terus bertambah. Sejumlah uang yang kita miliki sekarang mungkin tidak ada artinya di lima tahun ke depan.

Misalnya kita menghemat dan menabung sebanyak satu juta per bulan di tahun ini. Sepuluh tahun kedepan, uang satu juta tersebut tidak akan ada artinya. Meskipun dalam hitungan tahun tersebut kita mengalami kenaikan gaji atau penghasilan, kenyataannya, kenaikan gaji tersebut hanya akan mampu menutupi harga kebutuhan yang juga akan ikut naik.

Misalnya, jika di tahun ini kita bisa menghabiskan Rp. 500.000 untuk mendapatkan semua kebutuhan bulanan di supermarket, di sepuluh tahun ke depan mungkin kita membutuhkan Rp. 800.000 untuk mendapatkan kebutuhan yang sama.

Seperti kata investor besar Amerika, Warren Buffet, dilansir dari liveolive.com, “Karena tingkat inflasi, uang tunai pada dasarnya menjamin kerugian nilai dalam jumlah besar seiring berjalannya waktu.”

Jadi, apa yang harus kita lakukan?

Seperti dilansir dari liveolive.com, yang harus kita lakukan pada tabungan kita agar bisa kaya adalah dengan mengganti tabungan kita dari nilai uang menjadi investasi yang tidak tergerus oleh inflasi, misalnya deposito berjangka, properti, saham, atau mungkin emas.

Namun, kita juga tetap harus memiliki tabungan dalam bentuk nilai uang yang bisa langsung digunakan jika ada keperluan mendadak atau darurat.

Jenis investasi tersebut bukanlah investasi yang hanya bisa dimiliki oleh mereka yang berada di kalangan atas, tapi justru harus dilakukan oleh mereka yang berasal dari kalangan menengah agar dapat memiliki tabungan yang berarti di masa depan kelak.

(Visited 358 times, 2 visits today)