Tidak Cemburu Terhadap Istri Adalah Termasuk Dosa Suami Pada Istrinya

6612 views
Hanya Ada 2 Jenis Dosa Di Dunia Ini

Dailymoslem – Pada dasarnya suami adalah manusia yang mungkin berbuat khilaf. Namun alangkah lebih baiknya jika kesalahan tersebut sama-sama kita perbaiki. Memang tidak ada satupun manusia yang sempurna, baik itu dalam hal yang baik maupun dalam hal yang buruk. Ya, kita sama-sama mempunyai kesempatan untuk merubah diri agar cenderung lebih baik.

Rasulullah Shallallah Alaihi Wasalam  bersabda:

Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (meremas), maka berguguranlah dosa-dosa suami istri dari sela-sela jarinya.” (HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudruzi)

Kesalahan-kesalahan suami pada istri yang mungkin tidak disadari dan seharusnya diperbaiki dengan segera adalah:

Tidak Cemburu Pada Istri

Cembru adalah salah satu ciri dari cinta. Jika seseorang tidak cemburu pada pasangannya maka cintanya mesti dipertanyakan. Rasulullah bahkan mengancam lelaki yang tidak cemburu pada istrinya.

Tiga golongan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihat mereka pada hari kiamat yaitu seorang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang menyerupai lelaki dan Dayyuts” (HR. An-Nasa’i)

Dayyuts dalam hadits diatas adalah lelaki yang tidak memiliki kecemburuan terhadap keluarganya.

Suami Tidak Mendorong Istri Untuk Mematuhi Syariat Agama

Tidak dapat dipungkiri, banyak sekali suami  membekali istri hanya dengan uang bulanan saja tanpa berusaha memberikan ilmu agama bagi sang istri. Mungkin bagi suami yang memiliki istri yang sudah mantap ilmu agamanya tidak akan sulit, namun jika tidak itu adalah kewajiban suami untuk mengajarinya.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S At-Tahrim:6)

Enggan Membantu Istri Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Banyak sekali suami yang tidak mau membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah dengan alasan, pekerjaan rumah adalah tugas istri bukan suami. Padahal Rasulullah Shallallahu Alaihi Salam  saja membantu Aisyah mengerjakan pekerjaan rumah. Ketika Aisyah Radhiyallahu Anha ditanya tentang apa yang dilakukan Rasulullah di rumahnya, beliau menjawab:

Beliau membantu pekerjaan istrinya dan jika datang waktu shalat, beliau pun keluar untuk shalat.”(HR. Bukhari)

(Baca juga: Indahnya Rumah Tangga Jika Para Suami Turut Bantu Pekerjaan Rumah Istri)

Menyimpan Rasa Benci Kepada Istri

Naudzubillah, semoga kita semua dijauhkan dari sifat seperti ini. Ada beberapa kasus dimana suami malah membenci istri yang dinikahinya. Sehingga apapun yang dilakukan sang istri akan dianggap buruk. Jika perasaan benci itu telah menyelimuti hati, maka keretakan rumah tangga mungkin tak dapat dihindari kecuali kita bisa menyembuhkan penyakit hati tersebut.

Janganlah seorang suami yang beriman membenci isterinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya.” (HR. Muslim)

Pelit, Tidak Mau Menafkahi Istri dan Anak

Alasan mengapa banyak istri yang bekerja mungkin salah satunya didasari karena suami terlalu pelit untuk mengeluarkan uang. Ia menyamakan uang belanja dengan uang saku sang istri. Padahal keduanya jelas beda.

Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya…” (HR. Ibnu Majah)

(Baca juga:Bedanya Nafkah Istri dan Uang Belanja)

Menghukum Istri Tanpa Sebab Yang Jelas

Kita mungkin sering mendengar berita bahwa banyak sekali kasus kekerasan rumah tangga yang terjadi di Indonesia ini. Ada suami yang menyetrika istrinya, memukulinya hingga babak belur bahkan membunuhnya dengan sadis. Naudzubillah.

Dalam Islam, suami sangat dilarang untuk memukul istri pun misalnya istri melakukan kesalahan yang melanggar aturan Allah. Para suami tetap dilarang untuk memukul istri dibagian wajah.

Menceritakan Aib Istri

Sesungguhnya di antara orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah seseorang yang menggauli istrinya dan istrinya menggaulinya kemudian dia menyebarkan rahasia-rahasia istrinya.” (HR. Muslim)

 

 

(Visited 4,134 times, 5 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]