Menikah Memang Tak Bisa Modal Dengkul, Tapi Bukan Berarti Kamu Boleh Foya-Foya! Kontrol Biaya Nikah dengan 3 Hal Ini

91 views Leave a comment
Menikah Memang Tak Bisa Modal Dengkul, Tapi Bukan Berarti Kamu Boleh Foya-Foya! Kontrol Biaya Nikah dengan 3 Hal Ini

Dailymoslem – Setiap orang khususnya para perempuan pasti memiliki dream wedding atau pesta pernikahan impiannya sendiri. Mulai dari pakaian pengantin, dekorasi, undangan sampai prewedding, semua perempuan pasti pernah menginginkan yang pernah dilihatnya di internet maupun di TV.

Mewujudkan pernikahan impian juga penting karena tentunya kita semua ingin momen pernikahan ini menjadi yang pertama dan terakhir, dan yang terpenting bisa di kenang di kemudian hari. Tapi, bukan berarti kamu boleh beli apa saja untuk pesta pernikahanmu tanpa memikirkan budget dan fungsi hal-hal yang akan kamu beli atau sewa.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid. Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al A’raf : 31)

Berikut ini 3 cara yang bisa kamu lakukan saat mendiskusikan persiapan pernikahan agar biaya pernikahanmu bisa tetap masuk akal.

Tinggalkan Ego

Mungkin kamu pernah memimpikan gaun perngantin bertaburkan permata seperti yang dipakai artis-artis di televisi, atau pernikahan di hotel mewah yang membuat para tamu berdecak kagum. Coba pikirkan, apakah hal tersebut benar-benar diperlukan atau hanya untuk memuaskan nafsu semata?

Esensi dari resepsi pernikahan sendiri adalah mengabarkan berita pernikahan kita kepada kerabat dan saudara agar tidak terjadi fitnah, juga untuk berbagi kebahagiaan seperti sabda Rasulullah:

”Selenggarakanlah walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing” (HR. Muslim)

Maka, yang terpenting adalah momen kebersamaan dengan tamu undangan dan jamuan yang membuat mereka nyaman berada di pesta kita.

Pikirkan Tentang “The Ever After”

Pesta pernikahan hanya berlangsung satu hari, sementara kehidupan pernikahan itu sendiri akan berlangsung seumur hidup. Dalam dongeng, diceritakan bahwa pernikahan merupakan suatu gerbang menuju kehidupan yang “happily ever after.” Bagaimana kita bisa tetap “happy” di kehidupan “ever after” jika kita tidak memiliki rencana dan tabungan untuk kehidupan yang akan datang tersebut?

Jadi, jangan habiskan semua tabungan kamu dan pasangan hanya untuk perayaan satu hari saja. Pikirkan apa hal yang penting untuk kamu dan pasangan setelah menikah. Mungkin rumah tinggal, membeli peralatan rumah tangga atau tabungan untuk kebutuhan anak jika kamu dan pasangan berencana untuk langsung punya anak.

Realistislah

Dari semua bayangan tentang pernikahan impian yang pernah kamu miliki, beberapa mungkin bisa kamu wujudkan, tapi jangan memaksakan diri untuk mewujudkan hal yang tidak masuk akal untuk diwujudkan. Di TV mungkin kamu bisa melihat kue pernikahan setinggi puluhan meter dengan dekorasi luar biasa, tapi toh kue itu tidak akan berpengaruh banyak pada hubungan kamu dan pasangan, kecuali membuat kalian menimbun lemak semakin banyak.

Boleh saja memikirkan hal-hal detail dalam pernikahan agar semua sesuai keinginan, tapi usahakan untuk tetap menjadi dirimu sendiri, menciptakan pesta yang sesuai dengan kepribadian kamu dan pasangan. Pikirkan juga tujuan dan fungsi dari setiap hal yang kamu beli atau sewa untuk menghindari sikap tabdzir atau kemubadziran.

(Visited 577 times, 1 visits today)