Kenali 3 Fase Hubungan Setelah Menikah

1919 views
fase pernikahan

Dailymoslem – Pernikahan merupakan perjanjian seumur hidup, dan seumur hidup itu bukan main lamanya. Seluruh sisa waktu dalam hidup kita akan dihabiskan bersamanya. Oleh karena itu, berbagai fase naik dan turun pasti akan kita temui setelah pernikahan.

Bagi kamu yang sudah menikah, sedang  menuju ke pernikahan atau mungkin sedang mencari calon untuk menuju ke jenjang pernikahan, kamu pasti akan mengalami beberapa fase berikut ini dalam kehidupan pernikahan.

Berikut ini adalah tiga fase hubungan yang akan dialami dalam kehidupan pernikahan lengkap dengan upside dan downside-nya yang dirangkum dari thebridedept.com.

Fase Bulan Madu

Maksimalnya hingga setahun usia pernikahan, jika kamu belum dikaruniai momongan, maka kamu masih ada dalam fase bulan madu. Di fase ini, kamu sangat excited dengan keberadaan pasangan di sekitar kamu, yang biasanya hanya berkomunikasi lewat telepon atau pesan, kini bisa bertemu terus setiap hari.

Upside: Di fase ini kamu akan merasa bahagia karena kamu menikmati setiap detik waktu yang kamu habiskan bersama pasanga. Pokoknya, dunia serasa milik berdua, deh!

Downside: Fase ini kamu cenderung terlalu fokus pada pasangan dan melupakan orang-orang terdekat lainnya. Tapi, orang-orang terdekat kamu juga pasti akan memahaminya, kok.

Fase Perjuangan

Setelah kamu mulai punya anak atau mulai semakin menuju usia pernikahan yang dewasa, kamu akan masuk ke fase perjuangan. Di fase ini dibutuhkan kerjasama kamu dan pasangan untuk mewujudkan mimpi-mimpi keluarga dan juga memenuhi kebutuhan, seperti membeli rumah, membeli kendaraan, mengejar karier, dan juga menyekolahkan anak. Di fase ini, sifat paling asli kedua belah pihak akan terlihat jelas. Fase ini juga dikenal sebagai fase ujian. Kamu dan pasangan harus benar-benar solid dan kokoh untuk bisa melewati fase ini.

Upside: Selain ujian fase ini juga merupakan ajang untuk saling memperkokoh hubungan kalian. Jika kalian berhasil melewatinya, kalian akan merasa bahagia melihat semua target tercapai satu demi satu.

Downside: Fase ini membutuhkan perjuangan yang besar dan pengertian dari kedia belah pihak. Dibutuhkan kesabaran dan kekuatan mental untuk dapat melewati fase ini. Semoga kamu dan pasangan diberi kekuatan oleh Allah untuk melewati fase ini, ya…

(Baca juga: 7 Cara Agar Hubungan Suam-Istri Tetap Hangat Selama Ramadhan)

Fase Bulan Madu Kedua

Setelah fase perjuangan terlewati, kamu dan pasangan akan merasa ‘aman’ dengan semua yang kalian miliki. Di fase ini kalian akan bersyukur atas semua yang sudah dicapai, anak-anak sudah mulai dewasa dan kalian mulai melepaskan tanggung jawab sebagai orangtua, membiarkan mereka menikah dan memilih jalan hidupnya masing-masing. Di fase ini, kamu akan kembali fokus hanya kepada pasangan dan romantisme yang mungkin pernah terlupakan karena fase perjuangan yang terlalu berat, akan kembali menyala.

Upside: Ini adalah zona aman dan nyaman untuk pasangan suami istri setelah semua target tercapai. Kamu dan pasangan hanya tinggal menikmati semuanya.

Downside: Akan ada saatnya anak hanya datang sesekali ke rumah orangtua untuk menengok, inilah yang membuat orangtua terkadang rindu pada anaknya. Selain itu, setelah pensiun dan meninggalkan pekerjaan, terkadang kita juga bosan dengan hari-hari tanpa rutinitas.

Nah, itulah garis besar dari beberapa fase yang akan kita jalani dalam kehidupan rumah tangga. Untuk dapat melewati semuanya, dibutuhkan kedua belah pihak yang saling mengerti, mencintai dan juga mendasari semua perasaan atas kecintaan kepada Allah. Insha Allah rumah tangga yang dijalani mendapat berkah dan dapat berjalan dengan baik. Aamiin.

(Baca juga: 10 Tips Agar Tidak Menikahi Orang yang Salah)

(Visited 6,666 times, 4 visits today)