Dianggap Sah Sebuah Talak, Jika Syarat-Syarat Ini Telah Terpenuhi

1440 views
talak

Dailymoslem – Dalam pertengkaran suami-istri, ucapan talak bisa jadi merupakan satu hal yang paling ditakuti. Bahkan bisa saja talak yang terucap dari mulut suami emosi dianggap sah meskipun kata-kata talak itu hanya keluar akibat luapan emosi.

Namun, tidak diangap sah sebuah ucapan talaq apabila tidak memenuhi syarat-syarat seperti berikut ini.

Istri yang Ditalak Sah

Istri sah yang dimaksud di sini adalah istri yang masih ada masa iddah. Jika istri ditalak sebelum disetubuhi atau sebelum berdua-duaan dengannya, maka ia tidak ada masa iddah. Talak yang dijatuhkan terhitung sebagai nikah yang faskh (batal).

Talak yang tidak mengandung makna lain

Talak yang sah adalah talak yang tidak mengandung makna lain atau berisi kata-kata dengan makna yang tegas. Misalnya, “Saya talak kamu,” atau “saya ceraikan kamu.” Jika suami hanya mengatakan kata-kata menjatuhkan talak tapi masih memiliki makna lain, misalnya “pulang saja kamu, saya sudah tidak mau dengan kamu lagi,” maka kata-kata tersebut tidak dianggap sebagai talak.

(Baca juga: Renungan untuk Istri Sholehah)

Talak yang diucapkan dengan lisan

Rasulullah bersabda:

“Tiga perkara yang serius dan bercandanya sama-sama dianggap serius: (1) nikah, (2) talak, dan (3) rujuk”

Meski bercanda, maka ketiga perkara ini tetap akan dianggap sebagai perkataan yang serius. Namun, talak tersebut baru dianggap sah jika sudah diniatkan di dalam hati kemudian diucapkan secara lisan kepada istri.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah memaafkan pada umatku sesuatu yang terbetik dalam hatinya selama tidak diamalkan atau tidak diucapkan” (HR. Bukhari no. 5269  dan Muslim no. 127, dari Abu Hurairah.)

Talak dengan Tulisan

Talak juga bisa dijatuhkan melalui tulisan, misalnya tulisan tangan atau surat elektronik. Namun, harus ada sesuatu yang memastikan bahwa yang menulis atau yang menjatuhkan talak tersebut merupakan sang suami sendiri. Bisa ditandai dengan bubuhan tanda tangan atau tanda lain yang menunjukkan bahwa pesan tersebut memang dari suami.

(Baca juga: 7 Ciri Suami Sayang Istri)

Talak dengan Isyarat

Talak dengan isyarat hanya boleh dilakukan oleh orang yang bisu, atau yang tidak bisa menyampaikan pesannya untuk menalak istrinya melalui lisan maupun tulisan.

Beberapa ulama dari kalangan salaf dan imam madzhab juga menganjurkan untuk adanya saksi saat menjatuhkan talak ini untuk lebih menjaga hak-hak istri dan suami dan tidak menimbulkan masalah atau perdebatan di kemudian hari.

Wallahu ‘alaam bisshawab

Disarikan dari berbagai sumber

(Visited 741 times, 20 visits today)