4 Kewajiban Seorang Istri Terhadap Suaminya

5214 views

Dailymoslem – Seorang perempuan bila telah menikah, maka tanggung jawab yang tadinya berada di tangan ayah kemudian berpindah ke tangan suami.

Selain memiliki hak-haknya sendiri dari suaminya, istri juga memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhinya terhadap suami. Dalam keluarga, meski suami adalah kepala keluarga, sebenarnya istrilah yang memiliki peranan penting dan inti dalam mengurus keluarga. Ia bahkan orang yang sangat menentukan harmonis atau tidaknya sebuah keluarga.

(Baca juga: Kebahagiaan Istri adalah Kunci Utama Kebahagiaan Keluarga)

Berikut ini 4 kewajiban yang harus dipenuhi seorang istri terhadap suaminya.

Pertama, seorang istri harus mentaati suaminya. Bahkan dikatakan bahwa untuk menemui orangtuanya saja, seorang istri harus meminta izin terlebih dulu pada suaminya. Namun, Rasulullah SAW juga mengajarkan batasan tertentu dalam mentaati suami.

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk untuk bermaksiat kepada Allah, Sang Pencipta.”

Jadi, ketaatan kita terhadap suami harus berdasarkan ketaatan kita kepada Allah. Inilah pentingnya memilih suami yang sholehah, lelaki yang pantas dijadikan imam dan ditaati perkatannya.

(Baca juga: Untuk Pernikahan yang Bahagia, Pastikan Pasangan Punya 10 Sifat Ini)

Kedua, menjaga kehormatan dirinya, suami dan harta keluarga. Rasulullah SAW bersabda: Rasulullah Saw melarang kami memasuki rumah wanita yang suaminya sedang tidak ada di rumah (sedang ke luar atau bepergian). (HR. Ahmad)

Seorang istri juga harus menjadi menteri keuangan yang piawai dalam keluarga. Seorang suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istrinya, maka sang istri harus pandai memelihara harta tersebut agar menjadi berkah untuk keluarga.

Ketiga, bersyukur atas pemberian suaminya. Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah yang baik terhadap istrinya. Dan seorang istri memiliki kewajiban untuk bersyukur untuk setiap sen yang diberikan suaminya.

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:

Allah Swt kelak tidak akan memandang (memperhatikan) seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya meskipun selamanya dia membutuhkan suaminya. (HR. Al Hakim)

Keempat, mendidik anak-anak. Dalam pernikahan, jihad seorang lelaki adalah mencari nafkah untuk anak dan istrinya. Sedangkan untuk perempuan, jihadnya adalah melahirkan dan mendidik anak-anaknya. Oleh karena itulah perempuan harus berpendidikan, karena mereka adalah orang yang paling berpengaruh dalam pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Perempuan harus cukup tangguh untuk bisa mendukung suami menciptakan rumah tangga yang kokoh dan harmonis. Insha Allah.

(Visited 8,725 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]
RELATED ITEMS