Setiap Ibu Adalah Pejuang, Stop Saling Tuduh Antara Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga

270 views Leave a comment
Setiap Ibu Adalah Pejuang, Stop Saling Tuduh Antara Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga

Dailymoslem – Menjadi ibu adalah pilihan yang penuh tanggung jawab bagi seorang perempuan. Bukan hanya tanggung jawab di dunia, tapi juga tanggung jawab di akhirat kelak. Oleh karenanya, banyak wanita yang merasa bahwa posisinya sebagai seorang ibu adalah keistimewaan tersendiri untuk dirinya.

Belakangan ini, kita sering mendengar perang antara ibu berkerja atau working mom dengan ibu rumah tangga atau stay at home mom, terutama di media sosial. Kubu ibu bekerja menggembar-gemborkan nikmatnya hidup sebagai wanita mandiri yang tidak perlu minta uang pada suami untuk belanja dan perawatan.

Sementara ibu rumah tangga menggembar-gemborkan nikmatnya berada di rumah setiap hari dan memiliki kedekatan yang spesial bersama anak dan keluarga. Belakangan ini, banyak juga ibu rumah tangga yang punya jurus “kerja di rumah,” biasanya ibu rumah tangga yang ikut keanggotaan MLM dan berdalih dirinya bisa tetap berada di rumah mengurus keluarga, tapi juga bisa mendapat income hanya dengan “BBM-an” atau internetan.

Pihak ibu bekerja bilang, “Memangnya nggak sayang sekolah tinggi-tinggi hanya diam di rumah?”

Kubu lawan menjawab, “Memangnya mau anaknya dirawat pembantu yang lulusan SD”

Wahai para ibu bekerja, pahamilah, bekerja di perusahaan bonafid bukanlah satu-satunya cara untuk mengamalkan ilmu dan pendidikan yang kita dapat di sekolah dan universitas. Dan bagi para ibu rumah tangga, pahami jugalah bahwa ibu bekerja bukan berarti selalu menitipkan anaknya pada pengasuh lulusan SD, karena masih ada nenek, kakek, tante, om, dan bahkan ayah yang bisa membantu mengurus si kecil saat si ibu bekerja tidak bisa berada di samping anaknya.

Meskipun ada beberapa ibu yang merasa dirinya paling benar karena bisa menghasilkan uang walau tetap di rumah, toh setiap orang juga memiliki kenyamanan masing-masing untuk mengembangkan diri. Ada yang merasa lebih nyaman bekerja di rumah, ada juga yang lebih nyaman bekerja di luar.

Pada dasarnya, semua orangtua tentu memiliki gaya parenting atau pengasuhan yang berbeda, sama seperti hukum alam bahwa semua manusia di dunia diciptakan dengan wajah dan karakter yang berbeda-beda. Terkadang orang merasa keputusannya adalah yang paling benar, sehingga ia tidak bisa memahami keputusan orang lain dan pada akhirnya menuduh dan memandang sebelah mata pada orang yang tidak mengambil keputusan yang sama dengannya.

Sebagai seorang yang telah menjadi ibu, seharusnya kita memahami bahwa perjuangan menjadi ibu tidaklah mudah, bagaimanapun cara kita menjalaninya. Menuduh keputusan ibu lain untuk menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja juga tidak akan membuat kita menjadi ibu paling baik di dunia, karena setiap ibu adalah ibu terbaik untuk anaknya.

Share jika kamu setuju.

(Visited 314 times, 1 visits today)