Penyebab Anak Suka Membantah dan Cara Mengatasinya

103 views Leave a comment
Penyebab Anak Suka Membantah dan Cara Mengatasinya

Dailymoslem – Setiap orangtua pasti jengkel saat anaknya terus-terusan menunjukkan sikap membantah dan tidak mau menurut. Apalagi jika hal ini terjadi di luar rumah seperti di tempat umum atau di rumah teman. Kita tentu tidak ingin membuat keributan dengan memarahi anak, tapi situasi juga tidak terkendali.

Namun, memarahi anak juga bukan solusi dari anak yang suka membantah, baik itu di luar maupun di dalam rumah. Kondisi ini harus dihadapi dengan kepala dingin dan pemahaman yang tepat terhadap anak.

Apa sih, penyebabnya anak suka membantah?

Dilansir dari Parenting Indonesia, hal ini bisa terjadi karena anak sedang belajar berhipotesis dan sekaligus mencari pengalaman. Hal ini justru bagus karena anak sedang belajar untuk memiliki pendapatnya sendiri. Anak mulai membandingkan sesuatu berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya. Misalnya, ini benar ya untuk dilakukan, kenapa di sini boleh dan disana tidak boleh, kenapa kemarin boleh dan sekarang tidak boleh. Namun, terkadang anak belum tahu cara untuk menyampaikan pendapatnya tersebut.

Lalu, bagaimana menghadapinya?

Yang harus dilakukan orangtua adalah memahami perilaku ini sebagai salah satu tahapan dari perkembangan anak. Saat anak membantah, bukan berarti anak tidak menghoramati Anda, maka jangan sampai tersinggung dan justru berbalik memarahinya. Saat membantah, anak sedang belajar menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sesuatu hal. Terutama jika anak sekolah di sekolah nasional plus atau sekolah internasional, di sana mereka memiliki lebih banyak kebebasan untuk menyatakan pendapat, sehingga kemungkinan anak juga ingin mengeluarkan pendapatnya sendiri saat bersama orangtua.

(Baca juga: Penyebab Anak Tantrum dan Cara Menghadapinya)

Jika anak mulai membantah, ajak anak untuk mengobrol dengan kepala dingin. Tanyakan kepadanya kenapa ia melakukannya, apa yang ia inginkan sebenarnya dan kenapa ia menginginkannya, kemudian biarkan anak menjelaskan alasannya. Katakan padanya, ia boleh saja mempertahankan pendapatnya, asalkan dilakukan dengan benar dan tidak dengan emosi.

(Visited 282 times, 1 visits today)