Pentingnya Momen 2 Tahun Pertama Anak dan Cara Memaksimalkannya

111 views Leave a comment
Cara Rasulullah Mendidik Anak Berdasarkan Rentang Usia

Dailymoslem – Momen dua tahun pertama anak merupakan masa terpenting bagi anak, karena merupakan akar untuk membentuk kepribadian anak hingga dewasa nanti.

Apa yang Terjadi Di Usia Anak 0-2 Tahun?

  • Di rentang usia ini juga akan terbentuk basic trust atau rasa aman dan kepercayaan dasar terhadap diri sendiri. Basic trust ini merupakan kebutuhan dasar setiap manusia untuk membentuk kepribadian hingga dewasa.
  • Terjadi proses myelinisasi (penguatan sambungan antar sel otak) di sistem limbik (pusat emosi) yang akan berperan dalam pengenalan emosi dan emosi sesaat
  • Di usia ini terjadi penguatan batang otak yang mengatur pelemasan hormon adrenalin, yaitu hormon yang menggerakkan tubuh untuk bergerak cepat saat ada bahaya, entah dengan cara kabur atau melawan.

Jika pada usia 2 tahun pertama ini anak terlalu sering berada dalam kondisi stress dan tidak nyaman serta tidak terpenuhi kebutuhannya, sistem limbik tidak akan berkembang sempurna yang akan berakibat batang otak terlalu banyak menstimulus adrenalin. Akibatnya, anak menjadi reaktif merespon emosi, agresif, impulsif, tantrum dan kepribadiannya bisa bermasalah hingga dewasa.

Apa Saja Kebutuhan Anak Di Usia 0-2 Tahun?

Kebutuhan Fisik:

  • Makan – minum sehat dan bergizi, terutama asupan ASI
  • Tidur cukup
  • Kesehatan terjaga
  • Stimulasi semua sistem indera agar perkembangannya sesuai tahapan.

Kebutuhan Psikis

  • Kelekatan dan interaksi yang penuh cinta selama menyusui dengan ibu atau dengan pengasuh pengganti, bisa ayah, nenek, kakek atau saudara dan kerabat lainnya.
  • Rasa aman, harapan yang bersambut, rasa bergantung dan percaya pada ibu, pengasuh pengganti dan orang-orang di sekitarnya.

Bagaimana Caranya Memaksimalkan Usia Ini?

  • Saat menyusui, tunjukkan kehadiran dan pengakuan kita atas keberadaan si bayi. Berikan sentuhan lembut dan hindari menyusui sambil melakukan aktivitas lain. Jika harus, mintalah ijin pada bayi.
  • Tunjukkan rasa sayang pada anak dengan sentuhan lembut, belaian, ucapan dan sapaan sayang agar timbul rasa bergantung. Dalam sehati, bayi membutuhkan 12 pelukan berkualitas dari orangtuanya.
  • Ciptakan konsistensi dan kontinuitas¬†dalam kehidupan anak seperti jadwal makan dan tidur yang rutin sehingga terbentuk jam biologis.
  • Berganti-ganti pengasuh dalam periode yang cepat membuat anak kurang nyaman karena ia mengalami pola perilaku yang berbeda-beda.
  • Tanamkan investasi positif pada anak. Tontonan kekerasan atau melihat kakaknya atau orang lain dimarahi akan menjadi investasi negatif bagi anak.
  • Pahami perasaan dan kebutuhan anak yang tersirat lewat tangisan, jeritan, tendangan dan bahasa tubuh lainnya. Itu merupakan cara anak menunjukkan perasaan dan keinginannya.
  • Tidak membiatkan anak terlalu lama menangis dan mengalami kecemasan. Bantu ia menghadapi emosinya dengan belaian, pelukan dan kata-kata yang empatik dan menerima perasaan.
  • Sampaikan perasaan kita dengan kata-kata dan tindakan positif.¬†Bantu anak beradaptasi dgn kondisi yang akan dialaminya dengan debriefing atau pengkondisian. Misalnya ketika akan ke dokter, jelaskan pada anak bahwa nanti akan disuntik atau diperiksa, lalu beritahu anak juga bagaimana anak harus bersikap dan beritahu juga bahwa Bunda akan ada di sekitar untuk tetap merasa tenang.

Jika Bunda merasa dalam kepribadian Bunda saat ini terasa ada masalah dalam kepribadian karena kesalahan di usia 0-2 tahun, sebaiknya Bunda mengoreksinya sendiri dengan cara berbicara pada inner child, atau memori masa lalu. Katakan pada diri sendiri untuk bisa ikhlas menerima dan memaafkan masa lalu, karena emosi yang masih terpendam dari masa lalu bisa berdampak pada cara didik Bunda pada anak.

(Visited 499 times, 1 visits today)