Ini Akibatnya Jika Anak Sering Mendengar Orangtua Bertengkar

1072 views

Dailymoslem – Pertengkaran di dalam rumah tangga adalah hal yang wajar. Hanya saja, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar masalah tersebut tidak merembet ke masalah lain. Terutama jika kita sudah memiliki anak yang sudah mengerti ucapan orangtua. Terlalu sering mendengar pertengkaran orangtua bisa memberi banyak efek buruk untuk perkembangan psikis anak tersebut.

Membuat Anak Jadi Mudah Marah

Orangtua merupakan contoh yang paling dekat dengan anak. Saat anak sering mendengar adu argumen di antara orangtua, maka hal tersebut juga menjadi hal yang mudah untuk dicontoh anak. Mereka akan jadi lebih mudah marah karena nada suara tinggi dan kata-kata kasar yang sering didengar dari orangtuanya sendiri.

Takut Menikah

Kita juga harus memikirkan bahwa suatu saat anak kita akan menjadi orang dewasa yang harus menghadapi dunia. Jika terlalu sering mendengar orangtuanya bertengkar, bisa jadi anak malah takut menikah setelah dewasa, karena pernikahan yang ada dalam bayangannya adalah pernikahan yang penuh pertengkaran.

Menarik Diri dari Lingkungan

Keluarga merupakan lingkungan pertama yang mempengaruhi rasa percaya diri anak. Jika di dalam keluarga anak tersebut mendapatkan rasa percaya diri, maka ia juga akan menghadapi dunia dengan percaya diri. Tapi jika di dalam keluarga ia lebih sering mendengar orangtuanya bertengkar dan mengabaikan dirinya, maka ia akan menjadi anak yang murung, galau, stress, kehilangan kepercayaan dirinya dan menarik diri dari lingkungan.

Prestasi Menurun

Prestasi menurun bisa disebabkan karena anak kehilangan kepercayaan dirinya untuk tampil lebih berani di lingkungan sosial. Selain itu, anak juga bisa memikirkan pertengkaran orangtuanya terlalu dalam hingga ia kehilangan konsentrasi untuk mencerna pelajaran di sekolah.

(Visited 1,117 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]