Dampak Smartphone Bagi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak

853 views

Dailymoslem – Seiring dengan perkembangan teknologi, smartphone kini tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, tapi juga oleh anak-anak. Biasanya mereka menggunakan smartphone untuk bermain games, bahkan ada beberapa anak yang sudah aktif di media sosial. Penggunaan smartphone bagi anak juga memiliki beberapa dampak buruk untuk kesehatan dan psikis anak. Berikut beberapa dampak buruk smartphone bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Menjadikan Anak Antisosial

Terlalu banyak memegang smartphone dapat membuat anak jauh dari interaksi sosial. Mereka mungkin menggunakan smartphone mereka untuk bersosialisasi dengan teman-teman melalui media sosial. Tapi, hal tersebut justru menjauhkan mereka dari aktivitas sosial yang sebenarnya, yaitu mengobrol dan berinteraksi dengan orang yang berada di hadapan mereka.

Seringkali anak menjadi sering mengurung diri di kamar dan sibuk dengan smartphone-nya, kemudian melupakan aktivitas sosial bersama anggota keluarga di meja makan. Terlalu banyaknya media untuk bersosialisasi yang dimiliki smartphone justru menjauhkan mereka dari esensi bersosialisasi yang sesungguhnya.

Merusak Mata

Jelas penggunaan gadget atau smartphone yang berlebih dapat melemahkan mata anak-anak. Jangan heran kalau saat ini anda sering melihat anak-anak yang sudah memakai kacamata tebal. Paparan sinar radiasi yang berlebih dari layar smartphone dapat menyebabkan berbagai kerusakan mata bahkan rabun jauh di usia dini.

Secara normal, mata berkedip sebanyak 16-20 kali selama satu menit, maka saat sedang melihat ke layar smartphone, sadar atau tidak, mata kita hanya berkedip sebanyak 6-8 kali. Karena itulah mata sering terasa kering saaat melihat layar smartphone. Terlalu sering melihat layar smartphone juga bisa menyebabkan sakit kepala dan migrain di usia dini.

Merusak Perkembangan Otak

Pada saat menggunakan smartphone, anak akan terbiasa untuk mengklik dari satu pilihan ke pilihan lain. Kebiasaan ini akan melatih otak anak untuk mengumpulkan potongan kecil dari setiap informasi. Akibatnya, anak jadi sulit fokus pada satu topik besar dan mudah berpindah dari satu topik ke topik lain.

Kebiasaan ini juga jadi membuat anak malas untuk memikirkan topik-topik besar. Ingatlah, kebiasaan kecil bila dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan juga akan menghasilkan efek yang besar untuk tumbuh kembang anak.

Mengajarkan Anak untuk Malas Bergerak

Smartphone juga menjerat anak-anak dengan game online yang membuat kecanduan. Akibatnya, anak jadi lebih sering bermalas-malasan di sofa atau kasur untuk bermain game online melalui smartphone. Anak jadi terlalu malas untuk melakukan aktivitas di luar rumah, bahkan untuk bermain bersama teman sebaya mereka.

Hal ini akan menyebabkan anak mengalami berbagai penyakit karena tubuh yang jarang digerakkan. Salah satu penyakit yang paling banyak diderita adalah obesitas atau kegemukan. Waspadai berat tubuh yang berlebih pada anak karena tidak selalu berarti sehat. Kegemukan pada anak dapat memicu penyakit-penyakit lain yang dapat mengancam kesehatan buah hati anda.

(Visited 391 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS