Bunda, Pahami 7 Penyebab Anak Mengamuk atau Tantrum Berikut Ini

109 views Leave a comment
Bagaimana Mengatasi Tantrum Pada Anak?

Dailymoslem – Kondisi anak mengamuk atau tantrum memang membingungkan bagi orangtua. Di satu sisi, kita sering tidak tega membiarkan anak menangis sampai menjerit-jerit, apalagi jika sedang di tempat umum. Di sisi lain, kita juga harus menahan diri untuk tidak memarahi atau membentak anak karena itu tidak akan menyelesaikan apapun. Tapi, kita juga tidak bisa memenuhi keinginannya begitu saja karena akan membuatnya menjadi manja.

Salah satu hal yang bisa Bunda lakukan untuk mencegah perilaku tantrum atau mengamuk ini adalah mengetahui penyebabnya, sehingga Bunda bisa mencegah sebab-sebab tersebut. Nah, apa sajakah penyebab anak tantrum? Yuk, kita simak.

Meniru Perlakuan Orangtua

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah berkaca diri. Sebagai orangtua, kitalah orang pertama yang akan anak tiru perilakunya, karena kita orang yang berada di sekitar anak hampir setiap saat. Tak heran kalau kita menjadi contoh paling pertama anak. Apakah anda atau pasangan sering marah-marah di rumah?

Untuk Mendapatkan Keinginannya

Inilah alasannya kita tidak boleh asal menuruti keinginannya ketika sedang tantrum. Bisa-bisa, amukan tersebut dijadikannya sebagai senjata untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Maka, tantrum pun jadi kebiasaan. Cara terbaik untuk menyiasati hal ini adalah membuat kesepakatan dengan anak. Misalnya ketika akan pergi ke mal, sepakati bahwa nanti anak hanya boleh membeli satu mainan. Jadi saat dia menemukan beberapa mainan yang diinginkannnya, anak harus memilih satu yang paling diinginkan atau dibutuhkannya. Jika anak mulai tantrum, ingatkan dengan lembut pada kesepakatan yang sudah dibicarakan sebelumnya.

Rasa Ingin Tahu yang Tidak Terjawab

Anak juga bisa menunjukkan gejala tantrum saat pertanyaannya tidak terjawab, sehingga ia gemas untuk menemukan jawabannya. Maka, sebagai orangtua kita harus berwawasan luas dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar dapat menjawab pertanyaan anak.

Ketakutan dan Kegelisahan

Terkadang ketika merasa takut dan gelisah, anak menunjukkan sikap yang rewel dan tantrum untuk mendapatkan perhatian. Maka, pastikan pada anak bahwa mereka bisa mendapatkan perhatian orangtuanya meski tanpa menunjukkan sikap rewel.

Gangguan Suasana Hati

Di sinilah orangtua harus memahami kondisi dan perasaan anak. Jika anak menganggap Bunda seperti temannya sendiri, anak pasti mencurahkan apapun yang ia rasakan. Bunda harus bisa menempatkan diri sebagai teman yang seru sekaligus orangtua yang tetap harus tegas.

Mencari Perhatian

Jika anak sering tantrum tanpa alasan yang jelas, bisa jadi karena anak kurang perhatian. Mungkin kesibukan orangtua membuatnya merasa tidak diperhatikan, dan tantrum merupakan salah satu cara yang ia bisa lakukan untuk mendapat perhatian orang sekitar.

Menunjukkan Ketidaksukaan Pada Suatu Hal

Mungkin Bunda pernah merasakan anak tantrum saat harus potong rambut, ke dokter gigi atau hal lain yang tidak disukainya. Untuk menyiasati hal ini, komunikasikan dengan baik tujuan Bunda untuk mengajaknya potong rambut dan dokter gigi. Gunakan kalimat persuasif seperti atau berikan reward seperti mengijinkan anak membeli mainan yang diinginkannya jika ia mau potong rambut.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa menjadi alasan seorang anak menunjukkan gejala tantrum. Semoga bermanfaat!

(Visited 232 times, 1 visits today)