Indahnya Rumah Tangga Jika Para Suami Turut Bantu Pekerjaan Rumah Istri

3108 views

Dailymoslem – Siapa yang tak mengenal konsep ‘suami bekerja dan istri mengurus rumah tangga’, hal tersebut seperti telah menjadi hukum tak tertulis yang beredar di masyarakat. Meskipun katanya R.A Kartini telah berhasil memperjuangkan emansipasi wanita, namun pada kenyataannya jati diri seorang wanita masih berkutat pada soal rumah tangga. Ya, mungkin sebagian telah paham makna persamaan gender yang seharusnya, namun apakah semua suami mau membantu istri melakukan pekerjaan rumah tangga?

Kebanyakan suami seolah-olah enggan membantu istri untuk setidaknya mencuci piring setelah makan malam atau mengepel lantai. Mereka terlalu gengsi untuk turut serta meringankan pekerjaan istri yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga. Hal tersebut mungkin bisa dimaklumi jika sang istri tidak bekerja dan hanya fokus pada keluarga. Namun disadari atau tidak, pekerjaan rumah tangga yang nampak sepele itu ternyata menguras tenaga yang sangat besar.

Olehkarena itu seharusnya para suami rela membantu meringankan beban sang istri. Setidaknya bantulah istri untuk mencuci piring atau membantu memeras cucian dan menjemurnya di tempat yang disediakan. Suami dan istri yang sama-sama bekerja dan sibuk dengan pekerjaan diluar akan menimbulkan masalah yang mungkin sangat serius. Biasanya para istrilah yang disalahkan dengan kondisi rumah yang tak terurus, karena kebanyakan suami menganggap bahwa rumah adalah urusan perempuan dan sudah seharusnya istri mengerjakan itu semua.

Aisyah Radhiyallahu anha  pernah ditanya “Apakah yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alayhi wa Sallam di dalam rumah?” Aisyah menjawab “Beliau Shallallahu alayhi wa Sallam adalah seorang manusia biasa. Beliau menambal pakaian sendiri, memerah susu dan melayani diri beliau sendiri”  

( HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Seorang Rasul yang sangat dicintai Allah pun dengan ketawadhuan dan sikap rendah hatinya turut membantu istrinya dalam pekerjaan rumah tangga dan tidak serta merta membebankan semua pekerjaan pada Aisyah.

Bukankah dengan saling bahu membahu membereskan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga dapat mempererat hubungan suami dan istri? Dengan sama-sama membersihkan bagian rumah kita jadi bisa berkomunikasi lebih baik dengan pasangan. Jika selama ini komunikasi berdua sudah terhambat oleh pekerjaan dikantor, maka dengan membersihkan rumah bersama-sama kita bisa membayar komunikasi yang terhambat selama ini.

Ajak juga anak-anak. Lakukan pekerjaan membersihkan rumah dengan menyenangkan. Bukannya saling menyalahkan satu sama lain. keluarga yang harmonis itu berawal dari pasangan yang kreatif membuat waktu yang membosankan menjadi sangat menyenangkan. Bagilah tugas untuk setiap anggota keluarga, sehingga beban yang dipikul sang istri tidak terlalu berat.

Memperkerjakan seorang asisten rumah tangga mungkin bisa menjadi sebuah solusi, namun kadang kala malah menimbulkan konflik yang baru. Jika memang tidak benar-benar membutuhkannya, Anda bisa mempekerjaan asisten rumah tangga yang bekerja paruh waktu. Selain bisa menghemat biaya, Anda juga tidak repot menyediakan ruangan untuk asisten rumah tangga.

Selain itu, gunakan teknologi yang dapat mempermudah pekerjaan rumah tangga. Seperti mesin cuci, vacuum cleaner dan lain sebagainya. Jika memang tidak memungkinkan, berarti membagi tugaslah solusi paling baik. Ayolah, luluhkan hati Anda untuk sekiranya meringankan beban sang istri tercinta.

 

 

(Visited 2,445 times, 1 visits today)