Apa Hukumnya Sikat Gigi Saat Sedang Berpuasa?

690 views
siwak

Dailymoslem – Saat sedang berpuasa, mulut yang tidak mengonsumsi makanan ataupun minuman jadi memiliki bau yang lain dari biasanya. Namun, bolehkah menyikat gigi saat sedang berpuasa?

Meski untuk alasan kebersihan, sikat gigi dikala puasa dikhawatirkan menyebabkan ada air atau pasta gigi yang tertelan karena rasa pasta gigi yang sangat kuat.

Seorang sahabat Rasul berkata:

“Aku pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersiwak beberapa kali hingga tidak dapat kuhitung banyaknya, meskipun saat itu beliau sedang berpuasa.” HR. Tirmidzi no. 725 dan Ahmad 3/445.

Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if.

Rasulullah memang sangat mencintai kebersihan, dan bersiwak atau menyikat gigi merupakan salah satu cara membersihkan diri yang diajarkan Rasulullah, bahkan disunnahkan. Namun, hadist yang mengatakan beliau tetap bersiwak saat berpuasa ini masih dhoif.

(Baca juga: Matahari Akan Bersinar 24 Jam, Muslim Di Lingkar Kutub Utara Siapkan Peraturan Darurat untuk Puasa Ramadhan)

Salah satu yang dapat membatalkan puasa adalah adanya sesuatu yang masuk ke dalam rongga tubuh, termasuk air yang mungkin tertelan saat menyikat gigi.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz ditanya, “Apakah seseorang yang berpuasa boleh menggunakan pasta gigi padahal dia sedang berpuasa di siang hari?”

Beliau menjawab, “Melakukan seperti itu tidaklah mengapa selama tetap menjaga sesuatu agar tidak tertelan di kerongkongan. Sebagaimana pula dibolehkan bersiwak bagi orang yang berpuasa baik di pagi hari atau sore harinya.” Fatawa Ramadhan, Juz 2, nomor fatwa. 444, hlm. 495.

Pertanyaan yang serupa juga pernah disampaikan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih al- Utsaimi,

“Apa hukum menggunakan pasta gigi bagi orang yang berpuasa di siang hari bulan Ramadan?”

Beliau menjelaskan, “Penggunaan pasta gigi bagi orang yang sedang berpuasa tidaklah mengapa jika pasta gigi tersebut tidak sampai masuk ke dalam tubuhnya (tidak sampai ia telan, pen). Akan tetapi, yang lebih utama adalah tidak menggunakannya karena pada pasta gigi terdapat rasa yang begitu kuat yang bisa jadi masuk ke dalam perut seseorang tanpa dia sadari. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Laqith bin Shobroh,

“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung), kecuali bila engkau sedang berpuasa.” HR. Abu Daud no. 2366.

Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

Nah, dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa menyikat gigi saat berpuasa sebenarnya boleh-boleh saja, namun lebih baik tidak menggunakan pasta gigi untuk menghindari lidah mencecap rasa yang dapat memakruhkan puasa. Selain itu, kita juga harus berhati-hati saat berkumur agar tidak ada air yang tertelan. Wallahu ‘alam bi shawab.

(Baca juga: Haruskah Mandi Besar Menjelang Ramadhan?)

(Visited 721 times, 1 visits today)