Kisah Perjalanan Dhini Aminarti Hingga Memutuskan untuk Berhijab

189 views Leave a comment
Kisah Perjalanan Dhini Aminarti Hingga Memutuskan untuk Berhijab

Dailymoslem – Setelah enam tahun menjalani bahtera rumah tangga, Dhini Aminarti akhirnya memutuskan untuk berhijab, meski niat itu telah ada sejak awal pernikahannya.

Setelah melalui berbagai pergolakan batin dan akhirnya curhat pada Umi Pipik, Dhini Aminarti akhirnya merealisasaikan keinginan dirinya utnuk berhijab di hari Jum’at, tanggal 22 Januari 2016 bertepatan dengan hari ulang tahun sang Ayah.

“Kalo pengen itu memang dari awal nikah aku udah pengen, dan kebetulan aku ada keinginan untuk mulai berhijab di hari ulangtahun Papa di tanggal 22 Januari,” ungkapnya saat ditemui di event Indonesia Fashion Week 2016.

Sedangkan sang suami, Dimas Seto juga sudah menginginkan Dhini untuk berhijab sejak awal pernikahan mereka, Dimas juga kerap memuji kecantikan Dhini saat ia menghadiri pengajian atau acara tertentu dengan busana hijab yang menutup aurat.

“Dimas itu dari awal menikah suka ngomong sama aku, aku pengen punya istri berhijab, tapi aku gak mau maksa kamu berhijab, karena aku ingin kamu berhijab karena Allah bukan karena aku,” tuturnya.

Satu hal yang turut menguatkan Dhini untuk membulatkan tekadnya berhijab adalah ketika dirinya membaca sebuah artikel di Internet, sebuah kisah tentang wanita yang taat beribadah tapi tidak bisa masuk surga karena tidak berhijab dan menyepelekan kewajiban untuk berhijab bagi wanita.

“Intinya memang keinginan itu udah lama banget ada, tapi terealisasinya saat aku baca artikel di sosmed temen aku,” ungkap istri dari Dhimas Seto ini.

“Aku baca itu sampai nangis, hampir seminggu aku kepikiran terus, sampai akhirnya aku curhat sama sepupuku yang udah berhijab, aku curhat juga sama Umi Pipik, dan aku baru cerita sama Dimas saat udah mendekati mau berhijab,” lanjutnya.

Umi Pipik lantas mendukung Dhini untuk memantapkan diri berhijab, beliau juga mengingatkan Dhini pentingnya berhijab bukan dirinya sendiri, tapi juga untuk memudahkan hisab sang Ayah di akhirat.

“Bismillah, karenakarena seorang ayah (yang sudah meninggal -red) pasti akan ditanya tentang dua hal, yaitu tentang istri dan anak perempuannya. Apakah anak perempuannya sudah berhijab atau belum, begitu, karena tanggung jawab orangtua mendidik anaknya,” ungkap Umi Pipik.

Dhini sendiri juga kerap merasa berdosa pada ayahnya karena belum berhijab, sehingga semakin memantapkan niatnya untuk mulai berhijab di tepat di hari ulang tahun ayahnya yang jatuh pada hari Jum’at di tahun 2016 ini.

“Mudah-mudahan sesuatu yang dimulai dengan hari Jum’at akan membawa kemudahan,” terangnya.

Wah, seru sekali, ya, kisah perjalanan Dhini Aminarti menemukan hidayah hingga akhirnya berhijab. Kamu punya kisah hidayah yang serupa, Muslim Friends? Share di kolom komentar di bawah ini ya, agar semakin banyak di antara kita yang terinspirasi. 🙂

(Visited 121 times, 1 visits today)