Wanita Yahudi Ini Berbicara Tentang Al-Quran Dalam Acara TED Talk, Apa Yang Dibicarakannya Mencengangkan!

175 views Leave a comment
Wanita Yahudi Ini Berbicara Tentang Al-Quran Dalam Acara TED Talk, Apa Yang Dibicarakannya Mencengangkan!

Dailymoslem – Sebagai umat Islam Al-Quran menjadi sebuah hal yang sangat familiar. Membacanya bahkan menjadi budaya yang diamalkan setiap hari, sepanjang waktu. Namun, untuk mempelajarinya mungkin hanya sebagian saja yang melakukannya.

Meski terdengar pahit, tapi inilah kenyataannya. Masih banyak umat Muslim yang tak benar-benar paham apa sebenarnya maksud dari ayat-ayat Al-Quran itu sendiri. Inilah yang kemudian membuat banyak sekali umat Muslim yang hanya sekedar menaruh identitas agamanya dalam sebuah kartu.

Seorang wanita Yahudi bernama Lesley Hazleton, menjadi salah satu hal yang ‘menampar’ bagi Muslim yang mungkin selama ini hanya membaca namun tidak berusaha memahami Al-Quran secara mendalam. Ia telah menulis buku yang berkaitan dengan muslim yaitu The First Muslim: The Story of Muhammad dan After the Prophet: The Epic Story of the Shia-Sunni Split  juga beberapa buku lain yang mengharuskannya mengetahui sejarah Islam dan peradaban dari awal.

Ya, memang tujuan awalnya ia membaca Al-Quran secara mendalam adalah untuk mendapatkan pegangan yang kuat untuk buku yang tentang Nabi Muhammad yang ditulisnya. Namun dari situlah, ia mendapatkan pandangan lain mengenai Al-Quran.

Saat menjadi pembicara di TED Talk, ia membuka mata para hadirin yang notabene non-muslim mengenai apa sebenarnya yang ada dalam Al-Quran. Ia mengatakan bahwa Al-Quran bukanlah sebuah buku biasa, kalimat yang ada didalamnya begitu luas dan syarat akan makna. Sayangnya banyak orang yang tidak membaca Al-Quran secara mendalam, mengutip ayat Al-Quran secara sembarangan sehingga menimbulkan makna yang salah.

Hazelton pun mengambil kesalah pahaman tentang ayat  Al-Quran yang memperbolehkan Muslim untuk membunuh kafir. Ia menjelaskan bahwa memang benar, ayat tersebut menyebutkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memperbolehkan muslim membunuh kafir dalam konteks yang sangat khusus yaitu saat ada kemungkinana penaklukan Mekkah.

Namun tentunya ijin tersebut boleh dilakukan dengan syarat yaitu,  setelah masa tenang berakhir dan tidak ada perjanjian damai yang lain,  jika orang kafir tidak memperbolehkan Muslim mendatangi Ka’bah dan jika kafir menyerang terlebih dahulu dan dengan kata lain sebaiknya pembunuhan tersebut tidak dilakukan.

Hazelton bahkan mengatakan bahwa Al-Quran menyimpan banyak kejutan bagi orang-orang yang memiliki pikiran yang terbuka. Sayangnya, beberapa orang yang memiliki hati yang busuk sengaja menterjemahkannya kedalam konteks yang salah.

Beberapa ayat memiliki arti yang jelas, dan ayat lain bermakna ambigu. Kebusukan hati akan mencari akan memanfaatkan kata-kata ambigu ini untuk mencoba menciptakan perselisihan dengan menyisipkan intrepertasi mereka sendiri.”

Bukan hanya itu ia juga menjelaskan mengenai 72 bidadari surga yang selama ini disalah artikan oleh banyak orang, dan banyak sekali hal menakjubkan lain yang selama ini dunia tidak tahu dan kita sulit menjelaskan karena para penganut islamophobia sudah lebih dulu tak percaya.

Berikut video Lesley Hazleton, wanita Yahudi yang menulis buku biografi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam

(Visited 639 times, 1 visits today)