Wanita Korban Perang Afghanistan Yang Sempat Jadi Cover Majalah Ini Ditangkap Kepolisian Pakistan

959 views Leave a comment
Wanita Korban Perang Afghanistan Yang Sempat Jadi Cover Majalah Ini Ditangkap Kepolisian Pakistan

Dailymoslem – Kamu pasti familiar dengan foto wanita diatas. Dengan tatapan tajam, iris mata berwarna hijau itu sulit dilupakan. Ya, foto tersebut merupakan hasil jepretan Steve McCurry pada tahun 1984 dan menjadi cover majalah National Geographic edisi Juni 1985. Saat itu, foto seorang Sharbat Gula ini dinamai Monalisa Of The Afghan War.

Bertahun-tahun setelah fotonya dijadikan sebagai simbol kekacauan perang di Afghanistan, kini kabarnya Sharbat Gula ditangkap atas tuduhan memalsukan kartu identitas di Pakistan.

Sharbat ditangkap di daerah barat laut kota Peshwar. Menurut direktur Investigasi Otoritas Federal Pakistan, Shahid Ilyas, penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu tahun.

sharbat gula2

Mendengar kabar penangkapan ini, McCurry selaku langsung menuliskan kekhawatirannya pada Sharbat dalam akun facebooknya.

“Two hours ago, I got word from a friend in Peshawar, Pakistan, that Sharbat Gula has been arrested. We are doing everything we can to get the facts by contacting our colleagues and friends in the area. I am committed to doing anything and everything possible to provide legal and financial support for her and her family. 

I object to this action by the authorities in the strongest possible terms. She has suffered throughout her entire life, and her arrest is an egregious violation of her human rights.”

Postingan yang telah dibagian lebih dari 2ribu kali ini mendapat respon beragam dari netizen. Beberapa berusaha memandang objektif tentang masalah ini dengan mengatakan bahwa semua orang yang melakukan penipuan adalah salah.

Dia akan dibebaskan jika terbukti tidak bersalah dan jika pihak berwenang Pakistan mau. Tapi dalam kasus ini, ia memiliki CNIC (kartu identitas elektronik) Pakistan palsu. Ia akan ditangkap di negara manapun.” Komentar Humza Khan Daultal.

Sharbat saat ini dihadapkan pada hukuman penjara selama 14 tahun dan denda sebesar $3000 sampai  $5000 jika terbukti bersalah.

(Visited 1 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]
RELATED ITEMS