Video Sosial Eksperimen: Disangka Al-Quran, Injil Dinilai Sadis Yang Patut Disingkirkan

108 views Leave a comment
Video Sosial Eksperimen: Disangka Al-Quran, Injil Dinilai Sadis Yang Patut Disingkikan

Dailymoslem – Sejak pristiwa runtuhnya gedung kembar pada 11 September 2001, ketakutan terhadap Muslim kian meningkat. Islamophobia kemudian merebak ke seluruh penjuru dunia,  tak jarang Muslim yang menampakkan keyakinannya dengan mengunakan atribut agama seperti kopiah, jilbab dan lain sebagainya mendapat perlakukan yang buruk. Mereka dicaci, sulit mendapatkan pekerjaan, didiskriminasi sampai nyawanya dihabisi.

Pristiwa yang terjadi di Paris beberapa waktu lalu pun memperparah keadaan. Bahkan, masyarakat Islam benar-benar dalam pengawasan yang ketat. Ajaran Islam bahkan dianggap sebagai sesuatu yang sadis, tidak benar dan tidak dapat diterima di negara-negara barat.

Hal ini membuat dua orang berkebangsaan Belanda penasaran. Jika ajaran Islam benar-benar tidak diterima karena dianggap sadis, lalu bagaimana sesungguhnya ajaran Kristen yang menjadi agama paling berpengaruh di negara barat?

Rasa penasaran tersebut kemudian mendorong mereka membuat social experiment mengenai isi Bible sebagai kitab suci umat Kristiani. Mereka mengganti sampul Bible tersebut seolah-olah menjadi sebuah Al-Quran. Kemudian mereka menandai beberapa ayat dan membacakannya kepada orang Kristen yang ditemuinya di jalan. Mereka juga menanyakan pendapat dari orang-orang tersebut tentang kata-kata yang ada pada kitab.

Responnya sungguh menarik. Saat dibacakan beberapa ayat Bible -seolah-olah adalah Al-Quran– yang menyebutkan mengenai hukuman orang berzina dan juga beberapa peraturan lain yang berkebalikan dari budaya barat, para responden menunjukkan sikap yang sangat tidak setuju. Salah seorang dari mereka mengatakan bahwa ini adalah hal yang bodoh dan bagaimana bisa ada orang yang mengimani hal yang sangat kejam seperti ini.

Seorang perempuan yang menjadi responden pun mengatakan bahwa isi dari Kitab tersebut seolah memaksa seseorang untuk mempercayai agamanya.

Bagiku, itu terdengar seperti mereka mengekang dan memaksamu untuk percaya pada kepercayaan mereka.”

Saat ditanya tentang perbedaannya dengan Bible yang diyakini selama ini, mereka sontak mengatakan bahwa ada perbedaan yang sangat jauh diantara kedua Kitab Suci tersebut.

Seorang lelaki berkulit hitam mengatakan “Apa yang diceritakan Bible sangat berbeda”

Aku pikir Bible punya lebih banyak hal positif” jawab perempuan bertopi.

Dengan nada yang sama, perempuan berambut pendek pun mengeluarkan pendapatnya, bahwa perbedaan dari Al-Quran dan Bible adalah tentang memperlakukan wanita.

Perbedaan terbesar ada disini, bagaimana perempuan diperlakukan.”

Bible lebih sedikit kekerasan dan lebih banyak mendamaikan.” Ungkap seorang lelaki yang menggunakan topi dan earphone. 

Hal mencengangkan lainnya terjadi saat ditanya apakah boleh Kitab ini disingkirkan.

Ya, itu adalah buku jadul jadi kita boleh melakukan apapun padanya.” Ungkap seorang wanita

Bahkan ada wanita berambut pendek mengaku bahwa ia sangat risih pada orang-orang yang percaya pada Kitab kuno tersebut.

Aku sangat risih karena sebagian orang menganggap tulisan kuno sebagai kebenaran absolut.”

Lucunya, semua pendapat mereka buyar saat diberitahu bahwa ayat-ayat tersebut bukan berasal dari Al-Quran melainkan Bible yang mereka agung-agungkan.

Sungguh, itu hanya prasangka saja. Aku selalu mencoba untuk tidak berprasangka di luar diriku tapi aku melakukannya. Itu hal yang aku lakukan tanpa sadar.” 

Video yang diunggah oleh Dit Is Normaal di Youtube ini menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 6 Juta kali. Berikut video lengkapnya.

 

 

(Visited 342 times, 1 visits today)