Subhanallah, Akhirnya Amerika Perbolehkan Wanita Berhijab Menjadi Pembawa Acara Televisi

1363 views

Dailymoslem – Setiap orang pasti memilki mimpi. Namun, hanya beberapa yang berani dan memiliki keyakinan besar untuk mewujudkannya. Seperti yang kita ketahui bahwa umat muslim menjadi minoritas di negara-negara Eropa dan Amerika. Bahkan tak sedikit kita dengar bahwa mereka yang beragama muslim disana, mengalami diskriminasi yang lumayan parah. Apalagi setelah kejadian gedung kembar World Trade Centre 2001 silam. Umat muslim yang berada disana seperti memiliki ruang gerak yang terbatas.

Hebatnya, hal tersebut tidak menciutkan impian Noor Tagouri (21) untuk menjadi seorang jurnalis handal. Ia berhasil menentang citra perempuan muslim yang telah menjadi sebuah stereotype di media sana dengan menjadi seorang pembawa acara berita pertama yang memakai hijab di Amerika.

Sejak kecil, Tagouri memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Ia sendiri merasa memiliki kemampuan bercerita diatas rata-rata anak seusianya. Cita-cita yang terus ia kejar, tidak lantas lenyap saat ia memutuskan untuk memakai hijab, bahkan ia terus bersikeras untuk mengejar impiannya tersebut. Ia, mencoba membuka pandangan orang bahwa bukan tampilan (hijab) yang seharusnya menjadi fokus, namun dari talenta dan profesionalisme. Hijab dalam Islam dainggap sebagai sebuah fashion item yang wajib dikenakan, bukan sebagai simbol agama, Dengan semangatnya yang berapi-api, Tagouri terus menunjukan talentanya kepada publik dengan mengabarkan berita dengan baik dan mengajukan pertanyaan cerdas.

Saat berusia 18 tahun, Tagouri diberikan tawaran untuk magang di CBS Radio. Hal tersebut merupakan batu loncatan yang tepat untuknya meraih impian. Tidak hanya pujian yang didapatkannya kala itu, banyak sekali selentingan pedas yang mendarat dikupingnya. Namun lagi-lagi hal tersebut dijadikannya motivasi untuk terus berjuang meraih apa yang diinginkannya.

Tagouri akhirnya dapat mencapai cita-citanya setelah meluncurkan kampanye di media sosial dengan tagar #LetNoorShine pada tahun 2012. Kampanye ini dilakukan bukan semata-mata untuk dirinya tapi juga untuk memotivasi orang lain untuk terus mengejar impian.

Nama saya Noor, yang berarti ‘cahaya’. Nama tengah saya adalah Alhuda. Jadi, Noor Alhuda berarti ‘cahaya penuntun’.” Ungkap Tagouri pada video yang dilansir pada Huffington Post. Menurut tagouri namanya telah mengispirasi dirinya sendiri untuk menjadi sosok cahaya penuntun yang dapat memotivasi banyak orang untuk terus mengejar impian.

 

(Visited 1,974 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]