Subhanallah, Al-Quran Dapat Menyembuhkan Penderita Ganguan Otak

1290 views

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلاَّ خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran it u tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.”

(Q.S Al-Isra’:82)

 

Dailymoslem – Maha Besar Allah atas segala nikmat yang diberikan kepada kita. Nikmat atas petunjuk luar biasa yang dapat menuntun kita pada keselamatan di dunia dan di akhirat. Allah telah menurunkan sebuah mukzizat kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alayhi wa Sallam sebagai sebuah petunjuk untuk selamat dalam mengarungi kehidupan dunia yang fana ini.

Al-Quran adalah satu-satunya mukzizat Nabi yang bisa kita lihat dan saksikan sendiri keajaibannya hingga sekarang. Al-Quran adalah petunjuk kehidupan yang terpercaya dan dapat menyelamatkan siapa saja yang mengimaninya. Salah satu keajaiban Al-Quran seperti yang di ungkapkan pada ayat diatas adalah sebagai penyembuh. Al-Quran merupakan penyembuh dan rahmat bagi kaum mukminin.

Seorang anak bernama Fajar Abdurokhim Wahyudiono, penderita cerebral palsy (CP) spastic, yaitu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan syaraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan dan kemampuan berpikir.

Fajar telah didiagnosa mengidap kelainan tersebut sejak usianya menginjak tiga bulan. Fajar memang terlahir prematur, sehingga dokter menyebutkan bahwa saat dilahirkan kemungkinan otak Fajar belum berkembang secara sempurna. Mengetahui keadaan anaknya seperti itu, Heny dan suaminya sepakat untuk terus mendengarkan lantunan Al-Quran kepada anaknya tersebut.

“Anak harus diperdengarkan yang baik-baik. Apa yang keluar dari Quran kan kebaikan. Itulah yang terbaik.”. Ujar Heny seperti yang dilansir dari Aquila-style. Sejak berada dalam perawatan NICU rumah sakit tempat dilahirkannya Fajar, Heny dan suami telah meminta perawat ruang NICU untuk menyetelkan kaset murratal. Heny dan suami pun sepakat untuk tidak memiliki televisi di rumahnya, ia hanya memperdengarkan murratal pada Fajar.

Pada usia tiga tahun, saat pertama kali bicara yang keluar dari mulut Fajar adalah bacaan Al-Quran, meskipun saat itu terputus-putus. Awalnya, Fajar hanya mengucapkan bagian awalnya saja kemudian bagian akhirnya, kemudian bagian awal dan akhir, lalu lama kelamaan Fajar bisa membaca satu Ayat Al-Quran secara utuh. Fajar juga mempelajari cara membaca Al-Quran dari CD interaktif Al-Quran. Fajar mulai mengenali huruf-huruf Al-Quran.

Diusianya yang ke tiga tahun lebih, Fajar sudah hafal juz 30. Heny pun mencarikan guru mengaji untuk mengajari Fajar membaca Al-Quran. Setelah enam bulan belajar Fajar sudah hafal 80-90 persen isi Al-Quran namun belum secara runut. Barulah pada usianya yang ke sembilan Fajar benar-benar hafal keseluruhan Al-Quran secara runut.

Heny mengakui dengan mendengarkan Al-Quran secara terus menerus kondisi Fajar jadi jauh lebih baik. saat berusia tiga tahun, tes otak menunjukan Fajar memiliki gelombang kejang. Namun, beberapa tahun kemudian, saat Fajar dites kembali, gelombang kejang pada otak Fajar telah menghilang. Tes Magnetic Resonance Imaging (MRI) menunjukkan bahwa pada otak Fajar terdapat rongga. Biasanya, orang dengan kondisi seperti Fajar menderita hydrocephalus (kondisi di mana otak membengkak akibat tumpukan cairan, yang berakibat pada besarnya kepala penderita). Namun Fajar tidak mengalami kondisi ini. Kini, Fajar bahkan bersekolah di sekolah umum. Kemampuannya, baik motorik maupun kognitif, semakin meningkat.

Subhanallau, itulah salah satu keajaiban Al-Quran yang juga disebut sebagai As-Syifa atau dalam bahasa Indonesia penyembuh. Dengan Izin Allah seseorang yang disebuhkan lewat bacaan Al-Quran dapat sembuh total.

(Visited 814 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]