Ssst.. Jangan Asal Bicara! Ini Adab-Adab Berbicara Dalam Islam

1221 views
produktivitas

Dailymoslem –  Kita semua sudah pernah mendengar bahwa wanita lebih banyak bicara dibandingkan dengan pria. Bahkan ada satu penelitian yang mengungkapkan bahwa, wanita berbicara sekitar 200.000 kata perhari. Jumlah tersebut hampir tiga kali lebih banyak dari pada pria, karena pria hanya berbicara 7.000 kata perhari.

Islam sebagai agama yang paling sempurna, sebenarnya telah mengajarkan adab berbicara yang baik untuk para muslim dan muslimah. Berikut adalah adab-adab bicara bagi seorang muslimah

Pembicaraan yang dilakukan haruslah tentang topik yang baik

Mungkin sebagai perempuan, kita juga risih ketika mendengar perempuan lainnya membicarakan topik-topik kotor. Misalnya menggunjingkan orang lain, memfitnah, mencemooh dan lain sebagainya.

Dalam Islam, memang sudah ditegaskan bahwa ketika berbicara pastikan pembicaraan tersebut adalah hal baik. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda,

Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam.”(HR. Bukhari Muslim)

 

Bicaralah dengan jelas dan benar

Sebaiknya pilih kata-kata yang tidak mengandung sesuatu yang ambigu sehingga apa yang kita katakana dapat diterima maksudnya dengan jelas. Selain itu, sesuaikan kata yang dipilih dengan lawan bicara kita. Jangan sampai kita memilih istilah yang sulit dipahami oleh anak kecil, atau orang lain yang belum tentu paham apa yang kita maksud.

Aisyah Radhiyallahu Anha berkata “Bahwasannya perkataan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam itu selalu jelas sehingga bisa dipahami oleh semua orang yang mendengar.” (HR. Abu Daud)

Ulangi kata penting bila dibutuhkan

Belum tentu orang yang kita ajak bicara langsung paham dengan maksud kita. Jika memang lawan bicara menunjukan tanda-tanda bahwa dia tidak mengerti, maka ulanglah kata-kata penting agar ia paham.

Dari Anas Radhiyallahu Anhu mengatakan “Rasulullah jika berbicara maka baginda mengulanginya tiga kalo sehingga semua yang mendengarkannya menjadi faham dan apabila baginda mendatangi rumah seseorang maka baginda pun mengucapkan salam tiga kali” (HR. Bukhari)

Sebisa mungkin jauhi perdebatan

Debat bukanlah cara yang baik untuk menemukan solusi. Karena saat debat, kita malah lebih subjektif dan mempertahnkan pendapat kita sendiri tanpa memikirkan pendapat orang lain yang mungkin lebih baik. Rasulullah bersabda,

Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapatkan hidayah untuk mereka, melainkan karena terlalu banyak bedebat.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Jauhi kata-kata kotor yang keji

Rasulullah sangat tidak menyukai orang yang memakai kata-kata kotor untuk dilemparkan pada orang lain. Misalnya menyebut ‘isi’ kebun binatang untuk memanggil seseorang atau untuk mencela bahkan melaknat seseorang. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Bukanlah seorang mukim jika suka mencela, melaknat dan berkata-kata keji.” (HR. Tirmidzi)

 

Setelah mengetahui adab berbicara ini, yuk kita perbaiki lagi diri. Jangan merasa terbebani. Karena setiap orang yang berniat memperbaiki diri dengan niat yang baik Insya Allah akan dimudahkan.

Semangat Ukhti!

 

 

(Visited 1,422 times, 4 visits today)