Sebelum Menonton Gerhana Matahari Total, Pelajari Dulu Tata Cara Sholat Gerhana Berikut Ini

108 views Leave a comment
Sebelum Menonton Gerhana Matahari Total, Pelajari Dulu Tata Cara Sholat Gerhana Berikut Ini

Dailymoslem – Gerhana matahari total merupakan salah satu fenomena alam yang paling banyak ditunggu. Salah satunya adalah gerhana matahari total tanggal 9 Maret mendatang yang konon akan kembali terlihat di Indonesia pada tahun 2038 nanti.

Pada saat terjadi fenomena alam gerhana, Islam memiliki cara tersendiri untuk menghadapinya, yaitu dengan melakukan sholat gerhana sebagai cara kita untuk mengingat bahwa semua fenomena alam yang terjadi ini adalah karena kuasa Allah, dan bahwa kita memohon perlindungan Allah.

Hadits Sholat Gerhana

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at. (HR. Muslim no. 901)

“Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.” (HR. Bukhari, no. 1044)

Dari hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa tata cara sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat  dengan urutan yang agak berbeda, yaitu empat kali ruku’ dalam dua raka’at.Hanya niat saja yang dibedakan. Berikut ini tata cara sholat gerhana yang bisa Anda pelajari sebelum menghadapi gerhana matahari pada 9 Maret mendatang.

Tata Cara Sholat Gerhana

  1. melafadzkan niat sholat gerhana:Ushallii Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alaa.Artinya : Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala.
  2. Takbiratu ihram sebagaimana sholat biasa.
  3. Membaca do’a iftitah, keudian berta’awudz dan membaca surat Al-Fatihah dan surat yang panjang sebagai bacaan suratnya, sambil dikeraskan suaranya. Sebagaimana hadist Aisyah r.a:

    جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ

    “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

  4. Ruku’ dan memanjangkannya.
  5. Bangkit dari ruku’ (i’tidal).
  6. Sebelum sujud, bacalah surat Al-Fatihah dalam posisi i’tidal dan surat yang panjang lainnya.
  7. Kembali ruku’ (ruku’ kedua dalam satu rakaat).
  8. Kembali i’tidal.
  9. Bersujud, kemudian duduk di antara kedua sujud.
  10. Setelah sujud, bangkit dan melakukukan raka’at kedua dengan cara yang sama seperti rka’at pertama.
  11. Tasyahud.
  12. Salam.

Waktu Pelaksanaan Sholat Gerhana

Sholat gerhana bisa dilakukan ketika gerhana muncul sampai hilang gerhana tersebut.

Dari Al Mughiroh bin Syu’bah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

”Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdo’alah pada Allah, lalu shalatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).”

 

(Visited 1,251 times, 1 visits today)