Rini Sugianto, Animator Indonesia yang Mengepakkan Sayap di Hollywood

112 views Leave a comment
Rini Sugianto, Animator Indonesia yang Mengepakkan Sayap di Hollywood

Dailymoslem – Kamu mungkin tidak menyangka bahwa film “The Adventure of Tintin,” “The Hobbit: An Unexpected Journey,” dan “The Desolation of Smaug” dibuat dengan campur tangan orang Indonesia. Dia adalah Rini sugianto, seorang animator Indonesia yang berhasil mengepakkan sayap di dunia Hollywood.

Rini awalnya mengambil jurusan kuliah Arsitek di Universitas Parahyangan. Di situ ia belajar tentang teknologi digital 3D untuk membuat bangunan. Kemudian ia malah tertarik pada bidang animasi dan melanjutkan kuliah pasca sarjana di Academy of Art University di San Fransisco.

Rini Sugianto, Animator Indonesia yang Mengepakkan Sayap di Hollywood
Rini Sugiarto via voanews.com

Setelah menyelesaikan kuliah pada tahun 2005, Rini mengawali karirnya dengan bekerja di Weta Studio, Selandia Baru sebagai Character Animator. DI studio milik sutradara terkenal Peter Jackson tersebut Rini ikut menggarap film “The Avangers,” “Iron Man 3,” dan Hunger Games: Catching fire.”

Rini juga ikut menggarap animasi untuk film “Ted 2” di Trippet Studio. Di studio ini, Rini merupakan satu-satunya orang Indonesia. Ben Von Zastrow, Technical Director dari Trippet Studio mengaku dirinya senang bahwa di Studionya terdapat orang-orang ayng membawa nilai budaya yang berbeda, termasuk Rini.

“Menurut saya penting bagi tempat ini untuk mempunyai berbagai latar belakang budaya yang berbeda. Setiap orang membawa cara kerjanya yang khas dan juga membawa nilai budaya sendiri dalam cara kerja mereka. Saya rasa hal ini ikut membantu menyelesaikan masalah yang mungkin dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari,” tuturnya sebagaimana dilansi dari voaindonesia.com.

Sementara itu, Rini juga menikmati karirnya di industri ini. Ia bahkan kini memiliki pelatihan animasi online untuk membagikan ilmunya bagi para animator Indonesia.

“Waktu belajar dulu, saya tidak pernah memperhatikan, kalau orang nengok dari kanan ke kiri seperti apa sih? Biasanya cuma kepalanya saja yang nengok. But it’s not like that, yang gerak dulu badannya, baru kepalanya,” ujarnya pada VOA Indonesia. Rini berpesan pada mereka yang ingin jadi animator handal untuk terus bekerja keras, berlatih, dan memperhatikan setiap detil.

(Visited 72 times, 1 visits today)