Remaja Pencuri Diarak Keliling Kampung Tanpa Busana, Haruskah Menghakimi Seperti Ini?

166 views Leave a comment
Remaja Pencuri Diarak Keliling Kampung Tanpa Busana, Haruskah Menghakimi Seperti Ini?

Dailymoslem – Berbagai peristiwa yang terjadi di negeri ini mencerminkan bahwa masyarakat negeri ini masih banyak yang belum dewasa dalam menghadapi berbagai permasalahan. Mulai dari terror bom yang menjadi sarana empuk untuk pihak-pihak yang ingin mengeluarkan berita hoax, hingga remaja pencuri yang dihakimi massa dengan cara ditelanjangi dan diarak keliling kampung.

Rin (14) pelajar kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyilet pergelangan tangannya dengan pisau pada Rabu, (13/1), karena depresi setelah dihakimi massa dengan cara diarak keliling kampung tanpa sehelai benangpun.

Warga Dukuh Plempeng, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen ini dituduh mencuri sandal dan pakaian milik tetangganya. Aksi nekat warga tersebut kemudian dihentikan pihak keluarga Rin, gadis itu kemudian dibawa pulang keluarganya dengan luka di pergelangan tangan. Rin kemudian mengalami depresi hingga mengurung diri di kamar, tidak mau sekolah lagi dan melakukan percobaan bunuh diri. Beruntung aksi nekat tersebut berhasil dicegah keluarga yang menemukan Rin tengah menyilet pergelangan tangannya hingga berdarah, seperti dilansir dari news.okezone.com.

Perilaku menyimpang seperti pencurian memang sepantasnya dihukum, tapi cara yang dilakukan warga Sragen terhadap Rin ini justru membuat Rin kehilangan masa depannya. Apalagi bagi anak seusia Rin yang pola pikirnya belum matang, yang ia perlukan adalah didikan dari lingkungannya untuk membangun karakternya menjadi orang dewasa yang berperilaku baik.

Lantas pantaskah kita menghakimi seorang anak yang tumbuh dengan memiliki mental pencuri? Tidakkah kita sepantasnya menghakimi diri kita sendiri, orang dewasa yang seharusnya menjadi pendidik dan pemberi contoh, juga sebagai orang yang harusnya menciptakan lingkungan yang sehat agar anak-anak generasi penerus juga memiliki mental yang sehat?

Masha Allah. Semoga kita selalu termasuk ke dalam ummat yang bermuhasabah diri. Aamiin.

(Visited 350 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS