Matahari Akan Bersinar 24 Jam, Muslim Di Lingkar Kutub Utara Siapkan Peraturan Darurat untuk Puasa Ramadhan

656 views
puasa di kutub utara

Dailymoslem – Bulan Ramadhan kali ini bertepatan dengan musim panas. Oleh karenanya, banyak negara-negara tertentu yang memiliki waktu siang lebih lama daripada waktu malam, sehingga para muslim di sana harus berpuasa lebih lama dari waktu biasanya.

Di Lingkar Kutub Utara (Arctic Circle), bahkan hanya memiliki dua jam waktu malam hari. Terlebih lagi, di tahun ini aka nada tiga hari paling lama dalam setahun, dimana matahari tidak akan sungguh-sungguh terbenam, melainkan hanya sedikit bergeser ke arah selatan.

Mengenai hal ini, Asosiasi Muslim di Swedia mulai menyiapkan peraturan darurat untuk puasa Ramadhan, mengingat dalam Islam kita harus memulai puasa saat hari subuh dan berbuka puasa saat matahari terbenam.

“Pertanyaannya bukan hanya soal berbuka puasa, tapi juga soal kapan harus memulai puasa,” ujar Mohammed Kharraki, juru bicara untuk Asosiasi Islam Swedia pada AFP, dilansir dari DailyMail.

“Kita harus memulai puasa sebelum matahari terbit, yaitu di subuh hari. Permasalahannya tidak ada Subuh di Stockholm saat musim panas,” tambahnya.

“Orang boleh saja mencoba berpuasa 19 jam (seperti di negara lain, red.) Tapi, itu bukan konsepnya. Jika anda tidak sanggup lagi untuk mengerjakan pekerjaan anda atau berpijak di atas kaki anda dengan baik, maka itu sudah waktunya anda berbuka puasa,” ujar Kharakki.

Semoga di bulan Ramadhan kali ini seluruh umat muslim diberi kekuatan dan kemudahan untuk menjalankan ibadah puasa dan mencapai kemenangan. Aamiin.

(Baca juga: Empat Sekolah Dasar Di Inggris Larang Siswa Muslim Berpuasa)

(Visited 441 times, 2 visits today)