Professor Mengatakan Bahwa Jika Serangga Menghilang Maka Dunia Akan Hancur

98 views Leave a comment
Professor Mengatakan Bahwa Jika Serangga Menghilang Maka Dunia Akan Hancur

Dailymoslem – Digigit nyamuk merupakan hal yang cukup menyebalkan. Kita pasti langsung mengeluh gatal dan menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk ke seluruh ruangan. Para petani pun tak tanggung-tanggung menyemprotken berliter-liter peptisida untuk membasmi serangga yang dianggap menjadi hama.

Namun tahukah kamu, bahwa jika serangga menghilang dari bumi maka kehancuran akan segera datang. Hal itu diungkapkan seorang professor di depeartemen entomologi, ekologi dan biologi evolusi di University of Arizona, Amerika Serikat, Goggy Davidowitz.

Jika serangga itu menghilang, dunia akan hancur berantakan – tidak ada kemungkinan lain” ungkapnya.

Ya, serangga memang berusaha dilenyapkan karena dinilai dapat merusak tanaman. Namun ketika semua serangga menghilang, kerugian besar akan diterima oleh manusia. Menurut Davidowitz, 80 persen tanaman hidup di bumi merupakan angiosperma yang memiliki serbuk sari sebagai alat reproduksinya.

Serangga dalam hal ini mempunyai peranan yang sangat besar. Kaki-kakinya yang menempel pada serbuk sari akan membuatnya jatuh pada kepala putik yang akhirnya akan mengakibatkan pembuahan. Penyerbukan memang bisa saja dilakukan oleh angin atau burung, namun paling sering terjadi diakibatkan oleh serangga. Dengan kata lain dengan jika serangga lenyap, maka sebagian besar tumbuhan tidak dapat mengalami penyerbukan dan tidak dapat berbuah.

Sebagian besar makanan kita tergantung pada serangga,” kata Davidowitz. “Jika serangga menghilang, banyak mamalia dan burung menghilang, juga, karena jika Anda tidak memiliki serangga penyerbuk, bahkan hewan-hewan yang tidak makan serangga tidak akan memiliki buah dan dedaunan untuk makan. Itu memiliki efek domino . ” Tambah Davidowitz.

Pemberantasan serangga akan memunculkan Ghoulishly, semua pohon yang dihasilkan mati dan bangkai hewan – dan tubuh manusia – akan membusuk jauh lebih lambat.

Itu karena serangga, bersama dengan bakteri dan jamur, memiliki tugas sebagai dekomposer utama bahan organik, dari sampah daun hingga mayat. Tanpa serangga, dunia akan menimbun dengan banyak bangkai.

Belum lagi keberadaan madu dan sutra yang nyata-nyata memiliki peran besar dalam sejarah umat manusia. Keduanya adalah produk dari serangga.

Dampak lainnya? Ah, terlalu panjang untuk diuraikan di sini. Intinya, secara keseluruhan, keberadaan serangga memberi kita kehidupan.

“Ini bukan proses berpikir abstrak,” kata Davidowitz. “Ini yang terjadi sekarang.”

 

Baca Juga:

Video Viral: Dihancurkan Sapu, Laba-laba Ini Keluarkan Ribuan Laba-Laba Lain

2 Cara Sederhana Hindarkan Rumah Dari Laba-laba

(Visited 108 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS