Petani, Nelayan, Pedagang dan Pekerja Informal Lainnya Kini Bisa Dapat Berbagai Tunjangan dari BPJS Ketenagakerjaan

333 views
BPJS Ketenagakerjaan wujudkan dana pensiun tak hanya untuk PNS dan buruh perusahaan

Dailymoslem – BPJS akan menjamin keselamatan pekerja mulai dari berangkat, selama berada di lokasi kerja hingga perjalanan pulang ke rumah dengan perlindungan JKK (Jaminan Keselamatan Kerja). Selain itu, BPJS juga akan memberi perlindungan jika pekerja meninggal saat proses kerja. Pekerja akan mendapatkan 48 kali gaji terakhir lengkap dengan santunan sebesar Rp. 4 juta dan biaya pemakaman Rp. 3 juta.

Program BPJS Ketenagakerjaan ini disambut baik oleh masyarakat Indonesia, terlihat dari antusiasme masyarakat pekerja informal yang berbondong-bondong mendaftar BPJS Ketenagakerjaan ini.

Misalnya saja di Lombok, sebanyak 8.700 petani tembakau Virginia di pulau tujuan wisata ini telah mendaftar BPJS Kestenagakerjaan dengan besaran premi Rp. 16.800 per bulan, dilansir dari metrotvnews.com.

Bedanya, para pekerja penerima upah dari perusahaan akan secara otomatis didaftarkan oleh perusahaan, sementara para pekerja bukan penerima upah seperti petani tembakau ini mendaftarkan diri secara mandiri.

Untuk pekerja bukan penerima upah seperti petani, santunan jika meninggal dunia akan dibayarkan pada ahli waris sebesar 48 x upah minimum di kabupaten/kota tempat doimisili pekerja tersebut. Ditambah lagi beasiswa untuk anak yang ditinggalkan sebesar Rp. 12 juta dan santunan sebesar Rp. 18,4 juta untuk petani yang meninggal dunia karena sakit.

Logikanya, mereka akan mendapatkan berbagai tunjangan tersebut dari tabungannya sendiri melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris diharapkan bisa dimanfaatkan untuk modal usaha, sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak menjadi rakyat miskin baru,” kata Sudiono, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB dilansir dari metrotvnews.com.

(Visited 349 times, 1 visits today)