Olga Syahputra, From Zero To Hero

773 views

DailymoslemMenjadi seorang yang public figure yang tersohor harus lah melewati perjuangan keras dan pengorbanan yang luar biasa. Begitupun yang dialami oleh almarhum Yoga Syahputra atau yang lebih sering dikenal Olga Syahputra. Ketenaran Olga tidak semata datang dengan sendirinya, namun diawali dengan kerja keras dan latihan yang sungguh-sungguh.

Olga Syahputra adalah anak tertua dari tujuh bersaudara pasangan Nurahman dan Nurshida. Sebagai anak tertua, Olga juga menjadi tulang punggung keluarga untuk menopang kehidupan keluarganya. Banyak kisah pahit yang Ia alami saat dirinya merintis karir di dunia keartisan Indonesia.

Sebelum masuk di dunia entertainment Olga hanyalah seseorang yang sring mengunjungi lokasi syuting untuk meminta tanda tangan dan berfoto dengan artis-artis idolanya. Kemudian, jalan rezeki mulai mendatanginya. Ia ditawari untuk ikut bermain di film Lenong Bocah. Namun, ternyata untuk memerankan peran didalam film tersebut ia harus ikut latihan selama satu tahun di sanggar Ananda. Sebuah kulkas pun harus ia jual untuk membiayai latihannya tersebut.

Demi menunjang kebutuhan hidupnya sehari-hari Olga Syahputra sempat bekerja menjadi asisten Rita Sugiarto untuk beberapa waktu. Ia juga sering ikut syuting di beberapa tayangan televisi meskipun dengan peran-peran yang minor. Bahkan sempat suatu ketika, Ia ditelpon mendadak untuk mengikuti syuting pada pukul 10 malam. Sayangnya, hanya kaki Olga saja yang ditayangkan dalam tayangannya.

Dalam sebuah acara, Olga Syahputra pernah bercerita tentang kisah-kisah sedih yang pernah ia lewati. Termasuk saat ia menerima peran-peran sebagai objek bully atau peran yang hanya melintas sepersekian detik dalam tanyangan, meskipun untuk Ia harus menunggu sampai malam untuk melakukan adegan syuting tersebut.

Nama Olga Syahputra mulai melambung saat ia bergabung dengan Indra Bekti dan Indi Barends dalam sebuah reality show. Pribadinya yang lucu dan selalu mempunyai bayolan kocak, menjadikan dirinya ditawari berbagai pekerjaan yang terus membuat dirinya semakin dikenal luas. Namanya pun kian melejit setelah Olga menjadi presenter acara musik disalah satu stasiun televisi Indonesia.

Tidak cukup hanya satu acara televisi, Ia tidak menutup diri untuk menerima tawaran pekerjaan lain yang menghampiri dirinya.  Olga Syahputra mampu untuk melakukan syuting di empat acara televsi dalam satu hari. Oleh karena itu, penampilannya bisa dilihat diberbagai acara dan diberbagai station tv dalam sehari.

Aditya Gummay, pimpinan lenong bocah mengenang Olga sebagai sosok yang sangat periang. “Kekonyolannya yang membuat saya kangen” tutur Aditya ketika diwawancarai dalam sebuah acara. Olga adalah seorang yang pekerja keras. Aditya bercerita bahwa Olga bisa latihan akting hingga seharian bersama teman-temannya. Semua benda, momen dan apapun yang ditemuinya bisa menjadi bahan untuk berlatih peran.

Kematian Olga menjadi sebuah duka cita yang mendalam bagi dunia komedi Indonesia. Keluarga, sahabat, fans dan jutaan warga Indonesia yang mengenalnya merasa kehilangan sosok lucu Olga Syahputra. Namun sebesar apapun kesedihan yang dirasakan karena kehilangan Olga, takdir Allah tidak bisa dilawan. Allah tahu yang terbaik untuk hamba-Nya.

Semoga, semua kebaikan yang Olga Syahputra lakukan semasa hidupnya bisa diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, dan keluarga serta sahabat yang ditinggalkan bisa diberi kekuatan untuk menerima hal ini dengan lapang dada.

Selamat Jalan Olga Syahputra.

(Visited 754 times, 1 visits today)