Mengapa Para Sahabat Tidak Merayakan Maulid Nabi dan Darimana Sejarah Maulid Nabi?

112 views Leave a comment
Mengapa Para Sahabat Tidak Merayakan Maulid Nabi dan Darimana Sejarah Maulid Nabi?

Dailymoslem – Dua belas Rabi’ul Awwal merupakan hari lahirnya Rasulullah Shallallahu Aliahi wa Sallam. Oleh karena itu, banyak sekali orang yang merayakannya dengan membuat acara Maulid Nabi atau dalam istilah sunda sering disebut dengan muludan.

Ternyata, perayaan maulid nabi tersebut tidak dikenal oleh generasi salafus shalih  juga tidak dilakukan oleh Khulafa Ar Rasyidin dan para tabi’in yang lainnya. Hal ini dikarenakan Rasulullah sendiri tidak melakukannya.

Bahkan, saat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam datang ke Madinah beliau melarang melakukan dua hari raya dalam rangka mengenang hari bersejarah yang sudah sering dilakukan. Rasulullah bersabda,

” Sesungguhnya Allah telah menggantikan hari raya untuk kalian dengan hari raya yang lebih baik dari keduanya, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri” (HR. Abu Daud 1134, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

Mengenai Maulud nabi ini, para pakar sejarah yang terpercaya menyebutkan bahwa pelopor pertama kalinya adalah Dinasti Ubaidiyyun yang juga disebut dengan Fatimiyyun. Dinasti ini memang seolah-olah merupakan orang shaleh dan mengagungkan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Namun, dalam buku berujudl “Kasful Asror wa Hatkul Astar” (Menyingkap rahasia dan mengoyak tirai) yang ditulis oleh Al Qodhi Al Baqillaniy disebutkan bahwa Dinasti Ubaidiyyun merupakan kaum dengan pemahamman Rafidhah (syi’ah) dan menyembunyikan kekufuran.

Selengkapnya baca disini.

 

(Visited 565 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS