Masya Allah, Mantan Ketua Kebaktian Bahasa Inggris Gereja Stella Maris Masuk Islam

226 views Leave a comment
Masya Allah, Mantan Ketua Kebaktian Bahasa Inggris Gereja Stella Maris Masuk Islam

Dailymoslem – Mendapat hidayah Allah merupakan sebuah hal yang sangat berharga, karena tidak setiap orang mengalaminya. Banyak Muslim yang berusaha keras mendapatkan hidayah. Beribadah siang malam dan berusaha mengingat Allah setiap saat.

Namun, adalah hak perogatif Allah untuk memberikan hidayah-Nya kepada siapapun yang Ia kehendaki. Sehingga beberapa orang yang tadinya sangat membenci Islam malah balik mencintai bahkan membela Islam dengan nyawanya sendiri. Salah satu contoh paling terkenal adalah Khalifah Ummar Bin Khattab.

Hal ini juga terjadi pada seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan di Lippo Karawaci. Awalnya Mellisa Oentoro yang juga seorang ketua kebaktian bahasa Inggris gereja Stella Maris ini berusaha membangun dialog dan perdebatan dengan beberapa orang Islam. Tujuannya adalah menggelincirkan keyakinan para Ikhwan fillah tersebut sehingga dapat digiring untuk menjadi seorang kristiani.

Saat itu ia sangat paham bawa kelemahan umat muslim saat ini adalah Al-Islamu mahjuubun bil muslimin, yaitu kebenaran Islam tertutup oleh umat Islam sendiri. Seperi yang kita tahu bahwa banyak skelai orang yang mengaku Muslim namun prilakunya sama sekali tidak mencerminkan agama Islam dan itulah yang menjadi senjata Mellisa untuk meruntuhkan kepercayaan lawan bicaranya.

Mellisa membangun dialog tersebut selama tiga tahun, namun bukannya merubah pola pikiran para ikhwan fillah tersebut ia malah mendapat pola pikir baru dalam melihat agama yang penuh dengan kebenaran ini. Selama masa itu, Mellisa kerap diberikan perasaan yang terus menggetarkan hatinya. Ia juga mengaku seringkali bangun pukul 2.59 dan mendengar adzan yang membuatnya tertegun.

Lambat laun getaran hati itu membuatnya tertarik untuk mengikuti Dzikir Akbar di Mesjd Az Zikra Ustad Arifin Ilham Sentul Bogor. Dari situlah ia melihat umat Muslim yang teguh mengerjakan ibadah, menumbuhkan kecintaanya pada Allah Subhanau wa Ta’ala dan mengikuti sunnah-sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Pertemuannya dengan jamaah Majelis Az Zikra ia rasakan seperti bertemu dengan keluarga besar yang menenangkan. Mellisa pun akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat dengan disaksikan oleh ayahnya dan puluhan jemaah lainnya.

Mellisa setelah mengucapkan syahadat
Mellisa setelah mengucapkan syahadat

Meski ia tahu kepindahannya memeluk Islam akan menimbulkan banyak sekali kontrovesrsi dalam keluarganya, Mellisa tetap yakin dan bersedia meninggalkan seluruh fasilitas kemewahan yang selama ini ia miliki. Dengan namanya yang baru, Fitrya Zuhdah, Mellisa berharap bisa menjadi manusia baru, seorang muslimah yang kaffah dan Istiqomah yang membawa keindahan Islam dalam hidupnya.

Masya Allah, semoga ia tetap istiqomah dan kuat menjaga hidayah yang diberikan kepadanya. Amin.

(Sumber: www.facebook.com/kristiantohanny/)
(Visited 1,025 times, 1 visits today)