Maksud Dari Bau Mulut Orang Puasa Lebih Harum Dari Kasturi

899 views
ssh

وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Muslim)

Dailymoslem – Salah satu kendala saat puasa adalah, bau mulut yang berasal dari lambung yang kosong. Bau mulut tersebut biasanya membuat sebagian orang tidak percaya diri saat berbicara dengan orang lain.

Meskipun begitu, Allah lebih menyukai orang-orang yang bau mulut karena puasa. Ibnu Rajab Rahimahullah berkata,

 

قال الحافظ ابن رجب “خلوف الفم: رائحة ما يتصاعد منه من الأبخرة لخلو المعدة من الطعام بالصيام، وهي رائحة مستكرهة في مشام الناس في الدنيا لكنها طيبة عند الله حيث كانت ناشئة عن طاعته وابتغاء مرضاته، كما أن دم الشهيد يجيء يوم القيامة يثغب دماً لونه لون الدم وريحه ريح المسك

“Bau yang naik berupa uap karena kekosongan lambung dari makanan ketika puasa. Bau yang tidak disukai oleh penciuman manusia di dunia. Akan tetapi baik di sisi Allah karena muncul dari ketaatan dan mencari keridhaan Allah. Sebagaimana darah orang yang syahid akan datang pada hari kiamat, warnanya warna darah tetapi baunya bau misk.” (1)

Menyangkut hal ini, ada sebagian orang yang mempercayai untuk tidak membersihkan mulutnya karena takut bau mulutnya hilang. Padahal yang dimaksudkan ‘Allah menyukai bau mulut orang puasa’ adalah Allah lebih mencintai orang yang berpuasa karena ketaatan dan mencari keridhaan Allah sehingga mulutnya bau karena lambungnya kosong.

Sehingga tidak menjadi masalah jika kita membersihkan mulut dan gigi dengan bersiwak atau menggosok gigi. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun sering membersihkan giginya dengan siwak padahal ia sedang berpuasa. Salah seorang sahabat nabi pernah berkata:

 

رَأَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- مَا لاَ أُحْصِى يَتَسَوَّكُ وَهُوَ صَائِمٌ

“Aku pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersiwak beberapa kali hingga tidak dapat kuhitung banyaknya, meskipun saat itu beliau sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Hal ini diperkuat dengan sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,

 

لَوْلا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاةٍ

“Andaikan tidak memberatkan umatku, niscaya perintahkan mereka untuk gosok gigi setiap hendak shalat.” (HR. Bukhari)

Beliau juga bersabda,

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ ، مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Bersiwak bisa membersihkan mulut dan mendatangkan ridha Allah.” (HR. Nasa’I dan dishahihkan Al-Albani)

Demikian penjelasan mengenai makna dibalik bau mulut orang puasa lebih wangi dibanding bunga kasturi. Dapat disimpulkan bahwa, Allah menyukai kebersihan namun untuk bau mulut yang disebabkan lambung kosong karena berpuasa adalah lebih baik di sisi-Nya.

 

 

 

(1) Dinukil dari  nida’ur rayyan fi fiqhi shaum, sumber:kanadeelfkr.com

(Visited 1,428 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS