Mahasiswa USU Berhasil Rakit Sepeda Motor dengan Bahan Bakar Air

411 views Leave a comment
Mahasiswa USU Berhasil Rakit Sepeda Motor dengan Bahan Bakar Air

Dailymoslem – Kenaikan bahan bakar minyak memicu berbagai reaksi masyarakat di Indonesia. Mulai dari yang bereaksi dengan caci maki di sosial media, demonstrasi di jalanan, atau reaksi positif yang menciptakan alternatif lain untuk bahan bakar minyak.

Hal inilah yang dilakukan oleh para mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara yang berreaksi pada kenaikan harga BBM dengan cara merakit sebuah sepeda motor berbahan bakar air.

Para mahasiswa berbakat ini memodifikasi sepeda motor biasa yang berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar bioetanol dan air.

Sebanyak 500 mililiter air dapat menjadi bahan bakar yang membawa motor tersebut hingga 300 kilometer perjalanan.

Perahu Bahan Bakar Air

Selain sepeda motor bahan bakar air, sebelumnya pada Ahli Teknik Indonesia (PATI) Wilayah Provinsi Banten juga membuat terobosan sebuah mesin perahu berbahan bakar air untuk membantu mengurangi ongkos melaut para nelayan.

Menurut Ketua Umum PATI Wilayah Provinsi Banten, Lili Romli, mesin tersebut dapat menghemat ongkos melaut para nelayan hingga delapan puluh persen.

Mesin yang dibuat oleh peneliti muda Ajat Sudrajat dari Universitas Nasionalini dinamai Eco Power Buster (EPB). Untuk menyalakan mesin, tetap dibutuhkan bahan bakar minyak. Sementara selanjutnya mesin dapat dijalankan dengan bahan bakar air.

PATI sudah berkordinasi dengan Bappeda Porpinsi Banten untuk mengembangkan mesin yang berharga Rp 1,8 juta tersebut.

Kemampuan mesin hemat ini juga sudah diuji oleh BP Migas Kementrian ESDM dan uji laboratorium IPB

Kemampuan mesin hemat energi ini sudah melewati pengujian oleh BP Migas Kementerian ESDM dan uji laboratorium IPB.

“Kita masih menunggu respon dari Bappeda Provinsi Bantenterkait pengadaan mesin tersebut untuk para nelayan,” katanya.

Menurut Lili, pihaknya siap untuk mengadakan 100 mesin tahap tahap pertama jika pemerintah ingin mendukung pengembangan mesin ini.

“Para nelayan di Jawa Timur sangat antusias dengan adanya mesin ini. Kami harapkan Pemprov Banten pun ikut mengembangkannya,” tutur Lili Romli, dilansir dari berita24h.com.

(Visited 608 times, 1 visits today)