Keji, Pasien Rehabilitasi Disiksa Dan Dikafirkan Yayasan Kasih Anugerah Bangsa, Binjai

1130 views Leave a comment
Keji, Pasien Rehabilitasi Disiksa Dan Dikafirkan Yayasan Kasih Anugerah Bangsa, Binjai

Dailymoslem – Sejatinya, panti rehabilitasi adalah tempat untuk menyembuhkan, memulihkan dan membuat seseorang menjadi lebih baik dan berguna untuk dirinya dan masayarakat disekitarnya. Namun, hal sadis terjadi di panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa, Binjai Sumatera Utara. Bukannya sembuh, pasien yang dirawat malah semakin depresi bahkan hingga meregang nyawa.

Satuan Bareskim Polres Binjai menemukan sejumlah barang bukti terkait penyiksaan. Seperti borgol, rantai dan gagang sapu yang digunakan untuk menyiksa para pasien.

“Barang bukti yang diamankan rantai dan gembok yang digunakan tersangka untuk mengikat kaki penghuni rehabilitasi, gagang sapu yang pecah 2 buah, dua buah borgol,” ujar Kapolres Binjai AKBP Mohamad Redra Salipu.

Sebuah fakta mengerikan lainnya pun terkuak. Menurut penuturan sejumlah pasien, Yayasan Kasih Anugerah (YKAB) tidak hanya melakukan tindak penyiksaan terhadap pasien gangguan jiwa dan rehabilitasi lainnya, namun juga melakukan pemaksaan pemindahan keyakinan.

Pasien yang baru datang dituntut untuk menghafalkan ayat Alkitab tak peduli latar agama apapun yang dianutnya. Bagi mereka yang tak hafal atau tak mau menghafal, maka mereka harus menerima olesan balsem pada mata. Sejumlah pasien yang dirantai dan digembok kakinya bahkan harus menerima hukuman lebih pahit, yaitu memeluk botol berisikan air mendidih diperutnya. Penderita gangguan jiwa juga diperlakukan bak binatang, disiksa dan pekerjakan secara keji. Akibatnya tak hanya menyisakan depresi yang lebih parah, 5 orang pasien dinyatakan meninggal karena menerima penyiksaan.

Pemilik YKAB, Sempurna Tarigan, tidak dapat menunjukkan izin operasional panti rehabilitasi yang dipimpinnya saat penggerebekan terjadi. Bahkan Izin IPWL yayasan tersebut sudah dicabut Kementrian Sosilal karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemkot Binjai berdasarkan fakta yang terjadi dilapangan, langsung menutup yayasan dengan memasang garis polisi.

Sementara ini, para pasien ditempatkan sementara di Mess BKD Kota Binjai, sementara para pengurus diperiksa dan dimintai keterangannya oleh polisi.

 

Sumber foto: okezone.com
(Visited 1 times, 1 visits today)