Isra Mi’raj, Sebuah Keajaiban yang Menjawab Semua Pertanyaan Tentang Keimanan

974 views

Dailymoslem – Peristiwa Isra Mi’raj adalah sebuah peristiwa ajaib yang mungkin tidak dapat diterima akal manusia. Nabi Muhammad dikisahkan melakukan perjalanan dari Makkah ke Madinah menggunakan kendaraan milik malaikat Jibril, kemudian melanjutkan perjalanan ke langit ke tujuh untuk bertemu Allah.

Di perjalanan ini, Rasul diperlihatkan pada tanda-tanda kekuasaan Allah, dipertemukan dengan nabi-nabi terdahulu, diberikan wahyu untuk melakukan sholat wajib sebanyak lima kali sehari, menginjakkan kaki di langit Allah, melihat surga, melihat neraka, bahkan menghadap langsung kepada Allah Tuhan Semesta Alam. Mencoba untuk memahami keajaiban yang tidak masuk akal ini adalah sebuah cobaan iman, apakah kita akan menyombongkan diri dengan akal sehat ataukah kita cukup rendah hati untuk mengimani?

Buraq dan Tangga Menuju Langit

Dua hal yang sulit diterima akal sehat dari perjalanan Rasul ini adalah kendaraan yang digunakan Rasul, yaitu kuda bersayap milik malaikat Jibril dan tangga indah menuju langit. Rasul juga dikisahkan melalui perjalanan ini dalam waktu semalam saja.

Gambaran kuda bersayap mungkin pernah kita lihat di buku dongeng, yaitu si kuda sembrani yang bisa terbang. Apalagi tangga yang indah menuju langit. Bukankah keajaiban semacam itu hanya bisa kita lihat di buku dongeng saja?

Dalam kehidupan sehari-hari pun, sebenarnya kita melihat banyak keajaiban. Misalnya proses melahirkan atau proses menelan makanan hingga terserap oleh tubuh. Kedua hal tersebut sebenarnya adalah hal ajaib yang tidak bisa kita jelaskan bagaimana terjadinya. Namun, kita tidak menganggapnya sebagai keajaiban karena kita terlalu sering melihatnya.

Isra Mi’raj juga merupakan suatu keajaiban, tapi keajaiban yang tidak kita temui setiap hari. Hal ini juga menjadi bukti bahwa Rasulullah adalah orang yang pantas untuk kita jadikan panutan, karena beliau diistimewakan dalam segala hal oleh Allah, bahkan dihadiahi keajaiban yang tidak ada satu orangpun yang bisa mengalaminya, tidak ada satu nabipun yang mengalaminya.

Keajaiban dan Akal Sehat Manusia

Pada waktu itu, orang-orang yang tidak mau mempercayai Rasulullah menantang Rasulullah untuk membuktikan bahwa ia adalah sungguh-sungguh seorang nabi. Mereka menantang apakah Rasulullah bisa naik ke langit. Namun, Rasulullah menolak untuk memenuhi tantangan tersebut. Beliau mengatakan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa, hanya kekuasaan Allah yang bisa melakukannya.

“Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca”. Katakanlah: “Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?” (Q.S Al-Isra: 93)

Sulitnya akal sehat kita untuk menerima sebuah fakta bahwa ada orang yang sungguh-sungguh menaiki tangga hingga mencapai langit juga meupakan sebuah bukti lemahnya pengetahuan kita sebagai manusia, bahwa ada begitu banyak hal yang tidak bisa kita pahami dengan akal sehat di semesta ini.

Pada saat kita menyombongkan akal sehat, mengatakan bahwa hal tersebut tidak masuk akal, sebenarnya kita sedang mengakui bahwa begitu banyak hal yang tidak bisa tersentuh oleh akal sehat.

Maha Besar Allah yang mampu menciptakan keajaiban yang paling tidak masuk akal sekalipun. Semoga kita selalu termasuk ke dalam golongan yang beriman. Aamiin.

(Visited 394 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]
RELATED ITEMS