Ironis, Peringatan Hari Kartini Hanya Sebatas Kenakan Sanggul Dan Kebaya

892 views

Dailymoslem – R.A Kartini, didaulat menjadi pahlawan nasional yang bergerak di bidang emansipasi wanita. Setelah kumpulan suratnya diterbitkan sebagai sebuah buku berujudul Door Duisternis tot Licht  yang kemudian ditulis ulang oleh Armijn Pane dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang, Nama Kartini melejit karena pemikiran dan ide yang dituliskannya sungguh menginspirasi.

Setelah 21 April ditetapkan menjadi hari untuk memperingati R.A Kartini, banyak sekali kegiatan yang dilakukan untuk mengapresiasinya. Dari mulai lomba masak, peragaan busana, parade-parade ke jalan dan lain sebagainya. Namun, harus kita sadari bahwa peringatan hari Kartini tidak seharus nya menguap begitu saja. Setelah acara selesai tidak ada makna yang tertanam didalam jiwa anak-anak yang berkebaya. Yang mereka kenang, hanya sebatas pernah mengenakan kebaya dan sanggul layaknya Kartini muda. Tidak lebih.

“Sejak 1964 kita memperingati Hari Kartini, semestinya semakin menguatkan proses pemberdayaan perempuan Indonesia secara utuh. Yakni memunculkan perempuan-perempuan Indonesia yang sehat, cerdas, bertakwa, berbudi luhur dan aktif memberikan peran terbaik mereka bagi kemajuan bangsa,” Ujar Ledia Hanifah Amalia, Wakil Ketua Komisi VIII DPR seperti yang tertulis di Sindonews.

Menurutnya, lebih baik melakukan hal-hal yang bisa memberikan sumbangsih pada kehidupan perempuan. Misalnya melakukan aksi nyata menurunkan angka kematian Ibu, peningkatan gizi keluarga dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta pendampingan usaha kecil kaum perempuan dan lain-lain.

Akan lebih baik jika kita memaknai perjuangan Kartini secara lebih konkret dan aplikatif untuk mendorong kemajuan wanita di negara ini. Bukannya hanya berkutat dengan sanggul dan kebaya.

(Visited 323 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS