Ini Hal yang Harus Diperhatikan Ibu yang Hamil Bayi Kembar

112 views Leave a comment
Ini Hal yang Harus Diperhatikan Ibu yang Hamil Bayi Kembar

Dailymoslem – Beberapa pasangan suami istri memilih untuk memiliki dua anak sekaligus dalam sekali kehamilan dengan program bayi kembar. Ada juga ibu yang memang hamil bayi kembar karena sudah takdir.

Namun, risiko kelahiran rpeamtur atau berat badan lahir rendah membayangi kehamilan bayi kembar. Selain itu, ada juga komplikasi lain yang membayangi, yaitu kondisi langka yang dikenal dengan nama Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS).

Sekitar 25 persen bayi kembar berbagi plasenta tunggal dan sebanyak 10 sampai 15 persen mengembangkan penyakit TTTS. Kondisi ini apabila tak diobati meningkatkan kematian 95 persen.

Hal yang perlu diperhatikan oleh ibu yang hamil bayi kembar adalah jumlah plasenta yang mereka miliki. Hal ini perlu ditanyakan pada dokter saat kontrol kehamilan.

Kondisi TTTS ini juga tidak bisa dicegah karena terjadi secara acak, bukan genetik. “Ini seperti kebetulan, seperti disambar petir,” kata Dr Ramen Chmait, ahli bedah neonatal di University of Southern California seperti dilansir Today, Kamis (17/12/2015).

Plasenta merupakan organ yang menempel ke rahim ibu dan memberikan nutrisi oksigen. Pada janin yang kembar identik, bayi bisa memiliki plasenta sendiri atau berbagi plasenta yang sama. Perkembangan TTTS dapat membuat darah yang mengalir kepada kedua bayi menjadi tidak seimbang, yang artinya salah satu bayi bisa mendapatkan terlalu banyak darah yang lainnya kehilangan terlalu banyak darah.

Kebanyakan ibu hamil belum pernah mendengar tentang TTTS dan penyakit tersebut berkembang dengan cepat. Itulah sebabnya mengapa USG setiap 1 sampai 2 minggu dianjurkan untuk wanita hamil dengan kembar identik berbagi satu plasenta.

Ibu yang hamil bayi kembar juga disaankan untuk melakukan USG lebih sering di trimester pertama dibanding ibu yang hamil satu bayi, yaitu sekitar 1-2 minggu sekali.

“Ini sangat penting karena ada risiko tinggi seperti kehilangan kehamilan,” kata Chmait.

Pada kasus TTTS parah, dokter menggunakan ablasi laser untuk menentukan hubungan pembuluh darah antara bayi dan memotong mereka secara fisik dan menutupnya. Menurut Dr. Larry Rand, direktur Pusat Perawatan Fetal di UCSF, dengan deteksi dini dan ablasi laser, ada kesempatan 65 persen kedua bayi masih hidup dan kesempatan 85 persen salah satu bayi kembar bertahan.

(Visited 145 times, 1 visits today)