Heboh Wanita Berkerudung yang Jualan Nasi Uduk Babi, Ini Faktanya

82 views Leave a comment
Heboh Wanita Berkerudung yang Jualan Nasi Uduk Babi, Ini Faktanya

Dailymoslem – Beberapa waktu lalu, netizen dihebohkan dengan foto seorang wanita berkerudung yang menjaga stan nasi uduk babi buncit. Foto ini awalnya disebarkan oleh pemilik akun Facebook Resti Aprina Effendi yang menduga penjual sebagai penganut Kristen Orthodox.

Namun, hasil tabayyun Sekjen Muallaf Center Hanny Kristiano mengungkapkan fakta yang sebenarnya. Melalui akun Facebooknya Hanny menjelaskan bahwa wanita berkerudung yang menjajakan nasi uduk babi buncit itu memang seorang Muslim, ia bekerja atas kemauannya sendiri karena faktor ekonomi.

Nasi uduk babi buncit yang beroperasi di Lipomall Puri, Jakarta Barat ini milik  Oey Cecilia dan Tommy yang merupakan penganut Kristen Kharismatik dan bukan Kristen Orthodox. Nasi uduk itu biasa melayani para jemaat greja di mall Lipo.

Melalui posting Facebooknya, Hanny juga mengingatkan agar kita senantiasa bertabayyun sebelum menyeru “kafir” pada seseorang.

Allah Ta’ala berfirman :

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا (٣٦)

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al-Isroo’ : 36)

Sebagaimana hadits mengatakan:

أَيُّمَا امْرِئٍ قَالَ لِأَخِيهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا إِنْ كَانَ كَمَا قَالَ وَإِلَّا رَجَعَتْ عَلَيْهِ

Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya, “hai orang kafir,” maka kata itu akan menimpa salah satunya. Jika benar apa yang diucapkan (berarti orang yang dituduh menjadi kafir); jika tidak, maka tuduhan itu akan menimpa orang yang menuduh. [HR Muslim].

“Mari menanggapi setiap kabar dan informasi harus ada tabayyun kepada sumber dan verifikasi terhadap isinya. Tidak asal sharing atau posting. Tulislah yg baik dan benar juga bermanfaat, karena kita akan menpertanggungjawabkannya didunia dan akhirat..” tulis Hanny.

Menurut penelusuran Hanny, wanita itu sudah lama bekerja pada Oey Cecilia dan Tommy di rumah mereka di Green Garden, Jakarta Barat. Ia ditawari untuk menjaga stan nasi uduk babi buncit oleh pemilik, ia mau asalkan tidak memegang daging babi dan juga tidak mencuci piring.

Meski begitu, namun tetap saja apa yang dilakukan wanita tersebut tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, meskipun tidak menyentuhnya dan memakannya, namun sebagai Muslim kita tidak diperbolehkan untuk memperjualbelikan babi.

إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةِ وَالْخِنْزِيرِ وَالأَصْنَامِ
“Sesungguhnya, Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan patung.” (HR. Bukhari no. 2236 dan Muslim no. 4132).

Kabar baiknya, wanita tersebut juga akhirnya meninggalkan pekerjaan ini setelah mendapatkan tawaran bekerja dari seorang ikhwah fillah dengan gaji 2x lipat.

Barakallah..

(Visited 297 times, 1 visits today)