Hari Ini, Matahari Melintas Persis Di Atas Ka’bah

1043 views

Dailymoslem – Pada hari ini, Kamis 28 Mei 2015, akan terjadi sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan, terutama bagi umat muslim. Diberitakan pada hari ini tepatnya pukul 16.18 dan 17.18, matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah.

“Bayang-bayang benda yang berdiri tegak, pada tanggal dan jam tersebut akan mengarah tepat ke Ka’bah,” jelas Mukhtar Ali melalui release Ditjen Bimas Islam yang diterima kontributor Pinmas, Rabu (27/05), dilansir dari kemenag.go.id.

Mukhtar Ali menyatakan bahwa peristiwa semacam ini juga dikenal dengan nama Rashdul Qiblah, yaitu ketentuan waktu saat semua benda yang terkena sinar matahari akan menunjuk ke arah kiblat. Peristiwa ini juga dapat dimanfaatkan oleh pengurus masjid/mushalla untuk memverifikasi atau membetulkan posisi kiblat.

Berikut langkah-langkah untuk memverifikasi posisi kiblat yang disarankan oleh Mukhtar Ali, dikutip dari kemenag.go.id.

Pertama, menentukan lokasi masjid, mushalla, langgar, atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya. Sediakan tongkat lurus panjang 1 sampai 2 meter dan peralatan untuk memasangnya. Siapkan juga jam/arloji yang sudah dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/televisi/internet;

Kedua, cari lokasi di samping atau di halaman masjid yang masih mendapatkan penyinaran matahari pada jam-jam tersebut serta memiliki permukaan tanah yang datar. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan pelurus berupa tali dan bandul. Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya rashdul qiblah agar tidak terburu-buru;

Ketiga, saat rashdul qiblah berlangsung amatilah bayangan matahari yang terjadi (toleransi +/- 2 menit). Di Indonesia peristiwa rashdul qiblah terjadi pada sore hari sehingga arah bayangan menujuu ke Timur. Sedangkan bayangan yang menuju ke arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat;

Keempat, gunakan tali, susunan tegel lantai, atau pantulan sinar matahari menggunakan cermin untuk meluruskan lokasi ini ke dalam masjid/rumah dengan menyejajarkannya terhadap arah bayangan.

Selain tongkat lurus, pengurus masjid juga bisa menggunakan benda lain yang berdiri tegak dan terkena sinar matahari untuk menentukan arah kiblat, karena benda-benda tersebut akan terkena sinar matahari dan bayangannya akan menghadap kiblat. Midalnya menara, sisi selatan bangunan masjid, tiang listrik, tiang bendera, atau benda tegak lainnya.

“Bisa juga dengan teknik lain, misalnya bandul yang digantung menggunakan tali sepanjang beberapa meter, maka bayangannya dapat kita gunakan untuk menentukan arah kiblat,” tambahya.

(Visited 649 times, 1 visits today)



[shareaholic app="recommendations" id="15559134"]
RELATED ITEMS