Gina, Gadis Berhijab Yang Rela Jadi LINMAS

1672 views

Dailymoslem – Kebanyakan wanita akan memilih bekerja di balik meja dan diruang yang memiliki pendingin ruangan. Alasannya karena tidak ingin kulit cantiknya terpapar sinar matahari dan berkeringat sepanjang hari. Berbeda dengan kebanyakan perempuan, Gina S. dara cantik asli Bandung ini memilih menjadi pelindung masyarakat atau yang lebih sering dikenal sebagai LINMAS.

Memiliki rupa yang menawan, Gina tak takut wajah cantiknya terpapar sinar matahari. Ia juga tak masalah jika harus berkeringat sepanjang hari. Bekerja menjadi LINMAS memang menjadi pilihannya. Gina mengaku motivasi dirinya untuk menjadi LINMAS wanita adalah ingin menjaga dan melestarikan lingkungan Kota Bandung. Selain itu, ia ingin mencari pengalaman di usianya yang masih muda. “Ingin menambah pengalaman aja, gimana sih rasanya jadi LINMAS. Dulu kan kita jadi pengunjung, sekarang jadi petugas untuk meghimbau pengunjung. Kita juga jadi lebih sadar untuk lebih peduli dan menjaga fasilitas umum.” Tutur Gina saat diwawancarai oleh dailymoslem di kawasan Alun-Alun Bandung pada Kamis (21/5) kemarin.

linmas gina2

(Baca Juga: Hati-Hati Jika Langgar Peraturan Alun-Alun Bandung, Para LINMAS Wanita Ini Siap Peringatkan Anda)

Setelah direkrut oleh Kecamatan Gedebage dan mengkuti serangkaian pendidikan di KODIM seperti pengetahuan tentang kebakaran, PBBAB, dan latihan kedisiplinan lainnya Gina resmi bekerja menjadi LINMAS untuk membantu mengamankan kawasan Masjid Raya Bandung dan Alun-Alun.

Memang, sejak berubah rupa, Alun-Alun Bandung menjadi salah satu tempat yang asik untuk dijadika destinasi wisata murah meriah. Memiliki hamparan rumput sintetis yang luas ditambah dengan taman-taman indah disekelilingnya. Alun-Alun Kota Bandung menjadi tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman. Olehkarena itu pemerintah Kota Bandung menggencarkan program untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan tersebut.

Sebagai seorang LINMAS wanita yang belum biasa di masyarakat, Gina mengaku banyak suka dukanya. “LINMAS wanita kan belum dikenal sama masyarakat. Jadi serasa disepelekan gitu. Apalagi kalo PKL kan takutnya cuma sama SATPOL.” Ungkapnya.

Meskipun dilahirkan sebagai seorang wanita, Gina dan rekan-rekan sesama LINMAS wanita lainnya tidak takut untuk membantu SATPOL PP mengamankan para pedangan kaki lima yang melanggar peraturana “Kemarin dibawa oprasi sama SATPOL, tapi belum bernai buat nangkap sendiri. Kecuali disuruh atau dan didampingin baru kita tangkap.” Gina dan rekannya.

 

 

 

(Visited 706 times, 1 visits today)