Di Tajikistan, Berhaji Hanya Boleh Dilakukan oleh Mereka yang Berusia 35 Tahun Ke Atas

1013 views

Dailymoslem – Terhitung mulai tanggal 13 April kemarin, Tajikistan menerapkan peraturan baru bagi warganya yang berniat menunaikan ibadah haji. Pemerintah hanya memperbolehkan mereka yang berusia di atas 35 tahun yang boleh berhaji.

Beberapa isu menghembus akibat munculnya peraturan ini, di antaranya adalah isu bahwa ini adalah usaha agar para orang-orang muda di Tajikistan terlibat dalam organisasi Islam sekuler, seperti ISIL.

Namun, seperti dilansir dari worldbulletin.net, pemerintah menyanggahnya dan mengatakan bahwa peraturan ini ditetapkan karena pemerintah ingin memberikan kesempatan bagi mereka yang berusia lebih lanjut untuk menunaikan ibadah haji. Pasalnya, Arab Saudi juga membatasi kuota jema’ah haji.

Tajikistan merupakan salah satu negara dengan jema’ah haji yang paling banyak. Di tahun-tahun sebelumnya, sekitar 8.000 warga Tajikistan pergi ke Mekkah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji setiap tahunnya. Namun, untuk tahun ini Arab Saudi telah membatasi kuota yang tersedia untuk Tajikistan.

(Baca juga: Jamaah Sering Selfie, Haruskah Peraturan Tentang Smartphone Diterapkan di Masjidil Haram?)

Tahun ini, hanya 6.300 kuota yang disediakan oleh Arab Saudi untuk jema’ah dari Tajikistan.

Sebelum peraturan tentang berhaji ini, sebelumnya Tajikistan telah melarang pelajar muslimah untuk mengenakan hijab, melarang anak-anak ke masjid, dan memaksa ribuan siswa yang tengah menuntut ilmu di sekolah Islam di luar negeri untuk pulang karena banyaknya laporan bahwa banyak orang Tajikistan yang terlibat sebagai jihadis di Iraq dan Syria.

 (Baca juga: Air Zam-Zam Semakin Eksklusif, Hanya yang Punya Passport yang Boleh Beli)

(Visited 554 times, 2 visits today)