Daripada Konvoi Tak Jelas, Mending Lakukan Hal Ini Saat Malam Takbiran

619 views
malam takbiran

Dailymoslem – Di malam takbiran, biasanya jalan-jalan dipenuhi oleh konvoi motor atau mobil yang keliling kota untuk mengumandangkan takbir. Konvoi ini biasanya dilakukan mulai dari selepas maghrib hingga menjelang sholat Ied.

Lalu, perlukah kita melakukan konvoi keliling kota untuk mengagungkan nama Allah?

Jika dipikir-pikir, konvoi semacam ini mengandung lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Selain boros bahan bakar, konvoi keliling kota juga bisa menyebabkan kemacetan. Belum lagi resiko kecelakaan yang terjadi karena terlalu banyaknya kendaraan di jalanan.

(Baca juga: Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik)

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa hendaknya kita mengabungkan Allah (bertakbir) setelah mencukupkan bilangan puasa:

“…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Beberapa riwayat juga mengatakan Nabi Salallahu ‘Alaihi wa Salam dan para sahabat umumnya bertakbir pada malam terakhir bulan puasa sebelum hingga memasuki waktu sholat Ied, diantaranya:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sahalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf)

Ibn Abi Syaibah meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)

Dari Nafi: “Dulu Ibn Umar bertakbir pada hari Ied (ketika keluar rumah) sampai beliau tiba di lapangan. Beliau tetap melanjutkan takbir hingga imam datang.” (HR. Al Faryabi dalamAhkam al Idain)

Dari Muhammad bin Ibrahim (seorang tabi’in), beliau mengatakan: “Dulu Abu Qotadah berangkat menuju lapangan pada hari raya kemudian bertakbir. Beliau terus bertakbir sampai tiba di lapangan.” (Al Faryabi dalam Ahkam al Idain)

(Baca juga: Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Idul Fitri)

Dari riwayat tersebut dikatakan bahwa Nabi dan para sahabat berjalan kaki dari rumah ke lapangan untuk bertakbir. Ada beberapa yang bertakbir mulai dari keluar rumah hingga sampai di lapangan, ada juga beberapa riwayat yang mengatakan untuk bertakbir setelah sampai di lapangan.

Jadi, daripada konvoi tak jelas keliling kota, ada baiknya kita mengikuti saja riwayat Nabi dan para sahabat untuk bertakbir saat menuju lapangan atau masjid tempat kita melakukan sholat Ied.

Lagipula, bertakbir dan mengagungkan nama Allah bisa dilakukan dimana saja, bahkan di rumah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai yang berlebihan.

Allahu ‘Alaam bisshawab.

(Visited 407 times, 1 visits today)