Curhatan Monika Tobing, Keluarga Pengantin Nasrani Yang Dikawal FPI Untuk Menuju Gereja Katedral Jakarta

2648 views Leave a comment
Curhatan Monika Tobing, Keluarga Pengantin Nasrani Yang Dikawal FPI Untuk Menuju Gereja Katedral Jakarta

Dailymoslem – Banyak pihak terutama kaum Non-Muslim yang tidak suka dengan keberadaan Front Pembela Islam (FPI). Bahkan FPI di cap sebagai organisasi kejam yang penuh amarah. Oleh karena itulah, akhir-akhir ini banyak sekali fitnah yang ditujukan pada organisasi yang dipimpin oleh Habib Rizieq ini sebagai usaha meruntuhkannya.

Namun begitu, fitnah tersebut tidak terbukti saat kita melihat secara langsung bagaimana tidak tanduk FPI yang sebenarnya. Seperti yang dialami oleh pasangan pengantin Nasrani Felicia Tobing dan Asido yang melangsungkan pernikahan di Katedral, Jakarta tepat saat aksi 112 dilakukan.

Sempat khawatir terjadi kendala bahkan pernikahannya batal, pasangan pengantin tersebut malah dikawal dan dipayungi oleh anggota FPI. Kerabat Pengantin, Monika Tobing menuturkan pengalamannya dalam sebuah status Facebook. Dirinya yang sempat memposting ketidak sukaan pada FPI, mengaku takjub dengan apa yang dialami oleh dirinya dan keluarganya saat itu.

“Pernikahan maen kami..
Felicia Tobing di gereja Katolik Katedral Jakarta.
Puji Tuhan kami bisa sampai.
Dengan melewati kerumunan Demo didepan masjid Istiqlal..dimana pendemo yg mayoritas adalah umat Muslim turut membantu kami melewati kerumunan DEMO dengan berteriak..
“Permisi..permisi..
Mau ke Gereja..mau ke gereja..
Beri jalan.. Beri jalan..”
Pada saat itu sedang hujan deras.
Jalanan becek, kebayanglah kami rombongan pengantin.
Mulai dari sepasang pengantin berbusana kebaya putih, songket, selayar panjang.
Begitu pula dgn kami keluarga.
Akhir kata kami sampai memasuki gereja dan pemberkatan pernikahan maen kami berjalan dgn baik.
Akhirnya kami dpt sampai dgn bantuan para pendemo yg kseluruhannya adlh umat muslim.
Oh..indahnya.. Damai itu Indah.

Semoga tulisan dan pengalaman keluarga kami ini bs bermanfaat buat yg berkenan membacanya.” tulis Monika.

Kadang, kita lebih latah men-judge sesuatu menurut perkataan orang lain. Padahal mungkin apa yang dikatakan salah atau bahkan berbanding terbalik. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita mencari kebenarannya terlebih dahulu.

(Visited 1 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS