Corat-Coret Rupiah Ternyata Bisa Diancam Hukuman Penjara dan Denda 1 Miliar

124 views Leave a comment
Corat-Coret Rupiah Ternyata Bisa Diancam Hukuman Penjara dan Denda 1 Miliar

Dailymoslem – Mungkin kita pernah melihat uang kertas yang dicorat-coret dengan berbagai gambar dan tulisan, keisengan ini biasanya dilakukan orang pada uang-uang kertas bernilai kecil seperti uang seribu rupiah. Saat ini, pemerintah menerapkan peraturan untuk memberikan sanksi bagi mereka yang mencorat-corat uang rupiah.

Hal ini dikarenakan tindakan iseng tersebut dianggap sebagai tindakan yang merendahkan kehormatan rupiah. Peraturan ini tertulis di pasal 35 ayat 1 Undang-Undang No.7/2011 tentang Mata Uang. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, pelaku bisa dkenakan hukuman berupa kurungan penjara dan denda hingga 1 miliar rupiah.

“Setiap orang sengaja memotong, menghancurkan dengan maksud merendahkan kehormatan rupiah dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 1 miliar,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi.

Namun demikian, Suhaedi mengaku hingga saat ini belum ada satupun penegakkan hukum yang dilakukan meski sudah sering menemui kasus penistaan rupiah tersebut.

“Selama ini belum ada, karena penindakan ada di aparat penegak hukum. Kami bersama penegak hukum terus sosialisasi dan berupaya terkait penanggulangan uang yang diduga palsu,”¬†tuturnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia memiliki prosedur tersendiri untuk membersihkan peredaran uang atau clean money policy, yaitu dengan memusnahkan uang yang kondisinya tidak layak edar. Hal ini tertuang dalam beleid mata uang dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/7/PBI/2012 tentang pengelolaan uang rupiah.

“Uang-uang dikumpulkan oleh bank di daerah lalu disetor ke BI. Lalu di BI dipilah mana yang layak edar dan tidak. Uang yang tidak layak edar kami musnahkan, uang layak edar akan mengisi seluruh ATM dan counter perbankan. Ini clean money policy.

Nah, bagaiamana menurut Muslim Friends? Apakah peraturan mengenai penistaan rupiah ini akan berjalan dengan efektif?

(Visited 139 times, 1 visits today)