BNN: I-Doser Bukan Narkotika, Lalu Apa I-Doser Sebenarnya?

199 views Leave a comment
BNN I-Doser Bukan Narkotika, Lalu Apa I-Doser Sebenarnya

Dailymoslem – Masyarakat Indonesia saat ini tengah dibuat cemas oleh menyebarnya berita tentang narkotika digital dalam bentuk aplikasi smartphone bernama I-Doser.

Aplikasi yang digunakan secara berbayar di Google Play ini digunakan dengan cara mendengarkan trek suara seperti kita mendengarkan lagu. Menurut berita yang beredar, efek dari gelombang suara tersebut sama dengan efek yang ditimbulkan narkoba rekreasional seperti mariyuana, kokain, opium dan peyote.

Namun, pihak BNN mengatakan bahw I-Doser ini bukanlah narkotika digital, melainkan hanya semacam stimulan yang diberikan kepada pikiran manusia, baik pikiran sadar maupun pikiran di bawah sadar,

“Ini (I-Doser) bukan narkotika. Ini adalah teknik memberikan sugesti kepada pikiran manusia sehingga menurunkan gelombang otak manusia pada tingkat tertentu,” ungkap Slamet Pribadi, Humas BNN kepada Elshinta.

I-Doser yang sempat dituding sebagai narkoba digital ini juga diduga dapat mengimbulkan kecanduan bagi penggunanya. Mengenai hal ini, Slamet menerangkan bahwa kecansuan dapat tergantung dari tingkat sugesti masing-masing saat menggunakannya.

“Ada orang-orang yang susah sekali disugesti dan ada orang-orang tertentu lain yang mudah sekali disugesti. Jadi berhubungan dengan kecanduan, itu tergantung juga kepada yang bersangkutan apakah ingin kecanduan atau tidak,”¬†tambahnya.

Menurut Slamet, pernyataan yang dikeluarkannya tersebut merupakan hasil konfirmasi kepada psikolog, dokter dan laboratorium BNN.

“Ini tidak masuk dalam definisi narkotika sebagai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”¬†tegasnya.

Untuk meredakan kecemasan masyarakat, BNN juga berencana mengeluarkan klarifikasi resmi terkait berita mengenai I-Doser ini.

(Visited 311 times, 1 visits today)