Bercita-Cita Jadi Atlit Boxing, Gadis Ini Harus Mati-Matian Mempertahankan Hijab

82 views Leave a comment
Bercita-Cita Jadi Atlit Boxing, Gadis Ini Harus Mati-Matian Mempertahankan Hijab

Dailymoslem – Dia adalah Amaiya Zafar, seorang remaja Muslim berusia 15 tahun asal Minnesota. Amaiya sangat menyukai olahraga boxing dan bercita-cita untuk mengikuti berbagai kompetisi boxing internasional. Namun sayang, peraturan boxing internasional tidak membolehkan penggunaan hijab dalam pertandingan.

Hal tersebut tidak menghalangi keinginannya untuk menjadi atlit boxing.┬áRupanya tekad Amaiya sudah bulat untuk menjadi atlit boxing. “Menurutku, peraturan (tidak boleh berhijab -red) itu sangat kuno,” tutur Zafar pada The Washington Post. “Aku rasa tidak ada salahnya jika aturan tersebut diubah.”

Awal mula kecintaan Amaiya pada dunia boxing adalah ketika dirinya melihat sebuah ring di area gym di Minneapolis. Amaiya langsung mengutarakan keinginannya pada sang Ayah yang lantas menyarankannya untuk menjalani olahraga bela diri anggar yang lebih memungkinkannya untuk berhijab.┬áNamun, jawaban Amaiya adalah, “Aku akan jadi atlit boxing dulu sebelum jadi atlit anggar.”

Sang ayah kemudian mengerti keinginan putrinya dan mengajari Amaiya melalui video-video latihan boxing. Hingga akhirnya Amaiya mendaftarkan diri untuk bergabung dengan club boxing di area gym. Awal mula kehadirannya juga dicibir anggota klub lain yang kebanyakan anak laki-laki.

“Sekarang kami semua satu tim,” ujar Amaiya yang akhirnya berhasil membuat anak-anak tersebut mengakui kemampuannya di atas ring.

Meski saat ini Amaiya tetap menjadi yang paling mungil di klub tersebut dengan tinggi sekitar 160 cm dan berat 49 kg, Amaiya terus menunjukkan bahwa dirinya pantas untuk menjadi seorang atlit boxing.

Menurut Michael Martino, direktur eksekutif organisasi AIBA (Association Internationale de Boxe Amateur), peraturan boxing internasional mengharuskan atlit untuk mengenakan tank top dan celana pendek, dengan tujuan agar luka-luka yang timbul saat pertandingan dapat terlihat dengan jelas sehingga dapat dihindari dan tidak diperparah.

“Ada 30.000 atlit boxing di Amerika. Jika kamu minta pengecualian pakaian karena alasan keagamaan, bagaimana jika para penganut agama lain juga menginginkan pengecualian pakaian karena alasan pakaian agama mereka?” turut Martino saat menanggapi keinginan Amaiya untuk mengubah peraturan internasional boxing yang telah ada saat ini.

Akankah Amaiya Zafar berhasil mengukir sejarah untuk mengubah peraturan boxing internasional yang demikian ketat dan membuktikan bahwa seorang Muslimah bisa tetap berprestasi tanpa melepaskan hijab? Akankah kamu juga, para Muslim dan Muslimah yang sedang membaca artikel ini, memperjuangkan cita-cita kamu seperti Amaiya terus memperjuangkan apa yang dicita-citakannya?

Semoga kita menjadi Muslim dan Muslimah yang produktif dan terus mengukir karya. Insha Allah.

(Visited 144 times, 1 visits today)