Beras Plastik Ternyata Hoax? Ini Hasil Uji BPOM Terhadap Sample yang Diduga Beras Plastik

1104 views

Dailymoslem – Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan beredarnya beras oplosan yang diduga memiliki kandungan plastik. Namun, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui Kapolri telah menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya beras plastik seperti yang diisukan selama ini.

“Hasil pemeriksaan laboratorium forensik kemudian Laboratorium Badan POM, laboratorium di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian itu negatif, tidak ada unsur plastik dari hasil pemeriksaan laboratorium itu,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kepada wartawan di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/5) sore, dikutip dari setkab.go.id.

Sebelumnya, Laboratorium Sucofindo yang juga melakukan penelitian menyatakan bahwa sampel yang mereka miliki positif memiliki kandungan plastik. Namun, Kapolri bersama Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menyatakan bahwa pihaknya telah meminta sampel yang tersisa di Sucofindo, sampel yang sama yang telah dinyatakan positif mengandung plastik oleh Sucofindo. Namun, hasilnya tetap negatif.

Sebelum pernyataan ini dikeluarkan oleh Kapolri, beberapa pihak sempat mencium kejanggalan dari kasus beras plastik ini, misalnya Nellys Soekidi, Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia.

“Kalau orang nyampur itu kan tujuannya keuntungan, sementara plastik ini lebih mahal dibanding beras,” ujarnya, dilansir dari kompas.com.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan adanya kemungkinan kontaminasi bahan plastik pada peralatan analisis yang dilakukan oleh Laboratorium Sucofindo.

“Hasil tes Sucofindo juga tanpa dikonfirmasi dengan senyawa baku dari bahan plastik yang diduga terkandung dalam sampel analisis,” ujar Badrodin di kantor Presiden, Selasa (26/5).

Hingga saat ini, masyarakat diminta tenang dan tidak resah dalam menghadapi isu ini. Jika masih ada yang dicurigai, masyarakat boleh memberikan informasi kepada aparat pemerintah atau petugas kepolisian daerah setempat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Silakan misalnya kalau ada yang dicurigai silakan memberikan informasi kepada aparat pemerintah setempat atau kepada petugas kepolisian di tempat masing-masing untuk bisa dilakukan pengecekan,” pinta Kapolri.

(Visited 3,203 times, 1 visits today)



RELATED ITEMS